hitcounter
Wednesday , August 17 2022
Wisata gerhana matahari di Belitung
Keindahan pantai di Belitung memikat banyak wisatawan. Foto: Flickr/Jeffrey Manzini

Wisata Gerhana Matahari Di Belitung, Turis Kehabisan Kamar

Peristiwa alam gerhana matahari yang melalui 12 kota di Indonesia menghadirkan wisata jenis baru, yakni wisata gerhana matahari. Dampaknya, banyak turis, baik turis nusantara maupun turis asing, yang berbondong-bondong berencana untuk mendatangi salah satu dari 12 kota tersebut, salah satunya adalah di Belitung.

Menurut Pemerintah Kabupaten Belitung, pada saat terjadinya gerhana matahari pada tanggal 9 Maret 2016, Belitung diperkirakan akan dikunjungi sekitar 7.000 wisatawan. Hal itu terlihat dari jumlah penginapan yang dipesan pada sekitar tanggal 9 Maret 2016. Menurut H.K.A. Tajuddin, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, rata-rata kamar hotel yang ada di Belitung sudah hampir penuh.

“Dari pantauan kami, tingkat hunian kamar hotel sudah 80 persen hingga 100 persen,” kata Hermanto, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung. Menurut Hermanto, lokasi Belitung yang tidak begitu jauh dari Jakarta menjadi alasan tingginya wisatawan yang berkunjung ke Belitung.

(Baca juga: Wisata Gerhana Matahari Memikat Ratusan Turis Malaysia)

Menyambut wisata gerhana matahari tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung akan menyelenggarakan berbagai acara dari tanggal 7 Maret 2016 hingga April 2016, antara lain pementasan seni budaya lokal selama tiga hari berturut-turut dan touring sepeda sejauh 125 kilometer melewati obyek-obyek wisata di Belitung. Sementara itu, lokasi pemantauan gerhana matahari sendiri akan dipusatkan di Pantai Tanjung Kelayang.

Wisata gerhana matahari ini merupakan berkah bagi Pemerintah Provinsi Bangka Belitung. Menurut Tajuddin, wisatawan yang datang untuk melihat fenomena alam yang langka terjadi itu tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga berasal dari mancanegara, antara lain dari Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, Cina, dan negara-negara Eropa.

Pemerintah pusat sendiri menargetkan ada lima juta wisatawan domestik dan 100.000 wisatawan mancanegara yang berwisata gerhana matahari tersebut. Wisata gerhana matahari ini dilaksanakan di 12 kota, yakni Bengkulu, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

About admin

Check Also

241 Lulusan Politeknik Pelayaran Banten resmi Dilantik, Ini Daftar 4 Orang Diklat Raih Predikat Terbaik

Tangerang, Vakansi – Politeknik Pelayaran Banten melakukan pelantikan kepada lulusan diklat pelaut tingkat III dan …