hitcounter
Monday , May 20 2024

Visa Sarankan Konsumen Tetap Waspada Saat Berbelanja di Musim Liburan

Jakarta, Vakansi  – Visa Inc, pemimpin dunia dalam pembayaran digital, merilis Holiday Edition Threats Report, yang mengantisipasi peningkatan aktivitas penipuan selama musim liburan di seluruh transaksi, baik dengan kartu fisik (card-present/CP) maupun secara online (card-not-present/CNP).

Laporan baru ini mengidentifikasi taktik penipuan yang diperkirakan akan marak terjadi hingga Januari 2024 dikarenakan adanya peningkatan pesat dalam aktivitas e-commerce dan pembelanjaan secara langsung di segmen ritel dan perhotelan. Visa juga meluncurkan daftar 10 kebiasaan baik dalam berbelanja yang aman dan terjamin yang dapat diikuti oleh konsumen.

Data dan transaksi dari waktu ke waktu menunjukkan bahwa pelaku penipuan mengincar konsumen selama musim liburan. Bahkan, data Visa menunjukkan bahwa dari kategori top merchant yang menjadi target penipu, tingkat penipuan pada musim libur tahun 2022 meningkat 11% dibandingkan di luar musim libur. Angka ini meningkat 8% dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama.

Laporan Holiday Edition Threats Report Visa memperingatkan bahwa pelaku penipuan akan berusaha mengeksploitasi peningkatan minat dan urgensi konsumen untuk menemukan penawaran dan hadiah unik yang sering ditemukan pada promo musim liburan. Beberapa temuan penting dari laporan tersebut meliputi:

  • Skimming Digital: Meningkatnya belanja online turut membuka peluang yang lebih besar bagi para penipu untuk membobol data akun dari pedagang e-commerce dan menghasilkan uang dari situ.
  • Phishing dan Social Engineering: Kemajuan kecerdasan buatan (AI) selama setahun terakhir memungkinkan pelaku penipuan untuk menyesuaikan kampanye phishing sehingga menyulitkan konsumen untuk mengenali penipuan. Penipu juga membuat situs web phishing, sering kali menggunakan malvertising (iklan berbahaya) dan taktik pengoptimalan mesin pencari (SEO) terlarang lainnya di situs web ritel atau layanan untuk memikat korban.
  • Skimming ATM / POS: Dengan meningkatnya lalu lintas pengunjung di toko-toko fisik dan ATM, para pelaku penipuan kemungkinan besar akan menargetkan terminal ATM dan Point of Sale (POS) dengan serangan skimming.
  • Penipuan Bypass OTP dan Provisioning Fraud: Visa mengidentifikasi banyak skema penipuan dengan one-time-passcode (OTP) untuk mendapatkan akses ke akun pemegang kartu. Dalam skema ini, pesan palsu permintaan OTP dikirimkan kepada korban terkait dengan pembelian yang diinginkan.
  • Pencurian Fisik: Pelaku penipuan dapat mencoba mencuri kartu pembayaran dan/atau ponsel secara fisik dari konsumen yang tidak menaruh curiga di toko ritel yang ramai, pusat perbelanjaan, atau tempat parkir.

“Para pelaku kejahatan sudah bersiap sepanjang tahun untuk beraksi di musim-musim liburan, termasuk di akhir tahun, memanfaatkan peningkatan aktivitas dan kelengahan konsumen dalam berbelanja,” ujar Riko Abdurrahman, Presiden Direktur Visa Indonesia.

Lanjut Riko, di Visa, pihaknya berkomitmen terhadap keamanan dan keandalan. pihaknya juga berkomitmen memantau ancaman di jaringan kami selama 24 jam sehari, bahkan pada masa-masa tersibuk sepanjang tahun. “Konsumen bisa merasa tenang di musim liburan karena tim ahli Visa bekerja sepanjang waktu untuk mencegah penipuan. Tentunya, pertahanan pertama ada pada masing-masing konsumen, jadi mari kita tetap berhati-hati dalam berbelanja secara fisik maupun online,” terangnya.

Di Visa, keamanan dan keandalan merupakan prioritas utama sepanjang tahun. Dalam periode lima tahun, perusahaan telah menginvestasikan lebih dari US$10 miliar untuk teknologi, termasuk untuk mengurangi penipuan dan meningkatkan keamanan jaringan. Lebih dari seribu spesialis berdedikasi melindungi jaringan Visa dari malware, serangan zero-day, dan ancaman orang dalam setiap hari dan sepanjang tahun.

Hasilnya, dalam enam bulan pertama tahun 2023, Visa secara proaktif telah membantu memblokir penipuan senilai US$30 miliar, sehingga membantu banyak orang yang bahkan tidak mengetahui bahwa mereka telah terekspos pada transaksi penipuan. Konsumen perlu untuk tetap waspada selama musim liburan ini, dengan mempertimbangkan di mana mereka berbelanja dan kepada siapa mereka berbagi informasi agar tetap aman.

About Pasha

Check Also

InJourney Pastikan Kelancaran Ibadah Perayaan Waisak yang Khidmat

Jakarta, Vakansi – Masyarakat yang hadir di TMII juga dapat mengikuti prosesi walking meditation yang …

Leave a Reply