hitcounter
Thursday , August 5 2021

Verifikasi Berita Bisa Cegah Penyebaran Hoaks

Sebanyak 759 peserta mengikuti rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 26 Juni 2021 di Manado, Sulawesi Utara. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Menciptakan Dunia Digital yang Sehat”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari FX Lilik Dwi Mardjianto selaku Dosen Jurnalistik Universitas Multimedia Nusantara, Ronny Adolof Buol selaku Pemimpin Redaksi Zonautara.com, Romanda Komalling selaku konsultan konten, dan Irene Debbi Karolina selaku penerjemah. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Vivi Zabkie selaku Manajer Riset Katadata Insight Center. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Untuk menciptakan dunia digital yang sehat, FX Lilik Dwi Mardjianto menjelaskan, masyarakat memerlukan kecakapan digital.  Menurut dia, bagian dari kemampuan digital secara umum harus memahami tiga hal. Pertama, informasi digital. Kedua, identitas digital, dan ketiga jejak digital. “Jadi, dalam meramaikan dunia digital, tiga hal tersebut yang penting untuk diketahui masyarakat. Perlu kecakapan digital dari tiga sisi ini agar tidak berdampak buruk bagi diri sendiri,” ujarnya.

Saat ini banyak beredar kabar bohong (hoaks), Ronny Adolof Buol menilai, hoaks memiliki banyak motif di baliknya. Disatu sisi, masyarakat juga mudah termakan hoaks lantaran faktor kepercayaan secara berlebihan kepada salah satu sosok atau tokoh.  Di satu sisi, hoaks yang membanjiri media sosial banyak yang terlanjur dipercaya publik. Faktor lainnya adalah masyarakat yang jarang memverifikasi kebenaran sebuah berita.

Oleh karena itu, untuk bisa mencegah hoaks, masyarakat perlu cakap dalam menyampaikan pendapat dan aspirasi di media sosial. Romanda Komailing menjelaskan, masyarakat banyak yang merasa ketika menyebarkan konten itu hanya dengan alasan suka-suka saja karena merasa itu ranah pribadi. Padahal, media sosial itu cakupannya tanpa batas dan luas tanpa sekat.

Sebagai pemateri terakhir, Irene Debby Karolina memberikan tips internet sehat yang sebaiknya dimulai dari rumah. “Ini perlu peran semua pihak, bermula dari keluarga. Keluarga merupakan lingkaran pertama yang harus bisa menciptakan internet sehat sehingga bisa membuat dunia digital yang aman, nyaman, dan sehat,” ujar Irene.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusias dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp 100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

 

About Pasha

Check Also

Paham Batasan di Dunia Tanpa Batas

Setiap orang memiliki kebebasan untuk mengekspresikan dirinya masing-masing, mengutarakan ide-ide dan pendapat secara bebas melalui …

Leave a Reply