hitcounter
Wednesday , June 16 2021

Vaksinasi 1350 Karyawan Hotel Repatriasi Gunakan Vaksin AstraZeneca


Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan menggelar vaksinasi bagi 1.350 pekerja dari 26 hotel Jakarta, Tanggerang, dan Bekasi yang menerima tamu repatriasi. Vaksinasi dosis pertama dengan vaksin AstraZeneca ini digelar di Grand Hyatt, Jakarta, Senin, 24 Mei 2021.

Hotel repatriasi adalah hotel yang ditunjuk dan telah memenuhi syarat untuk menerima tamu dari luar negeri sebagai tempat karantina selama lima malam bagi WNI dan WNA yang baru tiba dari luar negeri. Adapun vaksinasi digelar selama tiga hari pada 22-24 Mei 2021.

“(Ini gelaran vaksinasi) yang ketiga kali secara wilayah (Jakarta). Dari sisi untuk pekerja hotel repatriasi baru kali ini, ada 1.360 pekerja yang kita vaksin hari ini. Ini bagian dari 37 ribu pekerja (hotel dan restoran) di Jakarta yang dilakukan vaksinasi,” ungkap Haryadi Sukamdani, Ketua Umum PHRI di Grand Hyatt, Jakarta, (24/5/2021).

Haryadi menjelaskan, vaksinasi pekerja hotel dan restoran di Jakarta agak lambat dibanding daerah lain karena terhambat kewenangan di dinas kesehatan setempat. Namun, secara keseluruhan, vaksinasi untuk pekerja hotel dan restoran berjalan baik.

“Paling hanya ketersediaan vaksin. Kita mengejar 5.000 sampai 10 ribu vaksin. Mana yang stok vaksin yang ada kita akan dahulukan. Karena di sektor pekerja hotel dan restoran paling tinggi karena berinteraksi dengan masyarakat. Apalagi yang hari ini pekerja hotel repatriasi, termasuk prioritas,” katanya.

Hariadi menambahkan, pihaknya menargetkan vaksinasi kepada 130 ribu pekerja hotel dan restoran yang teregistrasi di PHRI. Namun sampai saat ini ia belum bisa memastikan data pekerja yang sudah divaksinasi karena masih tersebar di beberapa daerah.

“Kalau kita pengin cepat, pekerja hotel harus diklasifikasi yang diprioritaskan sehingga dapat stok vaksin lebih cepat, seperti lansia, maka di bulan Juli harusnya sudah selesai. Yang jelas ini akan menimbulkan kepercayaan diri kepada karyawan,” katanya.

Lanjut Haryadi, ahamdulillah sejak dilakukan vaksinasi ke pekerja hotel, termasuk di daerah, sejak bulan April secara nasional, belum pernah mendengar klaster baru. Atau dari sisi yang sudah divaksin terjangkit, itu tidak signifikan. Ada memang 1-2 terjangkit, tapi itu kasuistis. Efikasi vaksin cukup tinggi.

Vivi Herlambang, Koordinator Hotel Repatriasi, menambahkan dalam mendukung keamanan dan protokol kesehatan, panitia menyediakan Mini Intensive Care Unit (ICU) sebagai standarisasi dalam kebutuhan darurat.

“Mini ICU ini sangat membantu dalam pelaksanaan observasi setelah karyawan hotel divaksin,” kata Vivi.

About Pasha

Check Also

Menparekraf, Sandiaga Uno Sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia di Desa Wisata Pentingsari

Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang …

Leave a Reply