hitcounter
Monday , September 23 2019
Home / Berita Wisata / Travel For Change Mengajak Anak-Anak Autis Berkreasi di Museum Macan

Travel For Change Mengajak Anak-Anak Autis Berkreasi di Museum Macan

Merayakan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli, dimana anak-anak Indonesia mendapatkan dukungan dari publik. Sayangnya, tidak semua anak merasakan hal tersebut, karena masih terdapat segelintir anak yang tidak dapat merasakan euforia tersebut. Mereka adalah anak-anak berkebutuhan khusus atau yang lebih dikenal dengan sebutan anak autis.

Pada umumnya anak-anak ini memang memiliki hambatan dalam berkomunikasi jika dibandingkan dengan anak pada umumnya, seperti kesulitan mengutarakan pendapat, menjalin komunikasi non verbal, dan berekspresi. Walaupun demikian, anak-anak berkebutuhan khusus sebetulnya memiliki ruang untuk dapat berkembang dan menjadi mandiri.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk membantu mereka agar dapat mengoptimalkan potensinya, salah satunya adalah melalui “art therapy”. Peduli terhadap hal ini, Panorama Foundation kembali mengadakan Travel for Change. Travel for Change adalah gerakan sosial yang mengajak anak-anak kurang beruntung untuk traveling menikmati sesuatu hal yang jarang mereka dapatkan. Selain itu, hal ini dapat membuka wawasan mereka, sehingga dapat meningkatkan kreativitas anak-anak melalui jalan-jalan.

Pada misi kedua kali ini Travel for Change bekerja sama dengan Rumah Autis dan Museum MACAN, mengajak anak-anak dari Rumah Autis Jakarta, Bogor, dan Depok untuk beradu kreativitas  di Museum MACAN. Dipandu oleh Fairuz N. Izzah, penulis buku Lessons of Friendship dan Ruben Rotty pemenang medali perak dari ASEAN Autism Games 2019, mereka diajak untuk berkreasi untuk menuangkan potensi kreativitasnya.

Travel for Change kali ini diadakan pada 27 Juli 2019, untuk memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli lalu. “Kami melihat masih banyak anak-anak di Indonesia dipandang sebelah mata karena berbagai kekurangan mereka. Berbekal semangat Hari Anak Nasional, kami berkeinginan untuk mengajak publik untuk mengenal lebih dekat potensi-potensi mereka dan menyadari bahwa anak-anak berkebutuhan khusus juga dapat berprestasi”, Jelas AB Sadewa selaku Ketua Panorama Foundation. Pada kesempatan kali ini Travel for Change didukung oleh Panorama Destination dan White Horse Deluxe Coach guna mendukung keberlangsungan misi kedua Travel for Change, seperti dalam rilis yang diterima vakansi.

About Pasha

Check Also

Tiga Hal yang Harus diperhatikan Agar Pariwisata Maju di Papua Barat

Guna lebih maju dan berkembang Pariwisata di Papua Barat harus memperbaiki tiga hal terkait atraksi, …

Leave a Reply