hitcounter
Tuesday , August 3 2021

Tips Buat Konten yang Menarik

Menjadi News Anchor sebuah TV swasta dan host di berbagai acara, Shinta Nova juga memanfaatkan media sosial untuk berjejaring dan menambah rezeki. Dirinya tidak menyangka media sosialnya kebanjiran followers hingga ratusan ribu setelah dia menjadi News Anchor.

Shinta mengira karena pemirsa senang saat dia membawakan berita, membuat mereka mencari akun Instagram Shinta. Menyadari followers-nya sudah banyak, Shinta pun mulai ingin membuat media sosialnya lebih bermakna bukan sekadar menjadi ‘selebgram’. Konten-konten positif dibuat Shinta memang tidak seahli Content Creator namun baginya pesan yang ingin disampaikannya ini sampai kepada folowers-nya.

“Sebagai yang dekat dengan media massa terkadang saya juga sering memberikan informasi sesuai fakta. Terutama Informasi yang terkadang simpang siur ada kewajiban dari saya yang tahu sebenarnya untuk membagikan,” ungkap Shinta di Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (16/7/2021).

Sebagai Key Opinion Leader dalam kesempatan itu, Shinta juga berbagi tips untuk membuat konten yang menarik. Juga yang memberikan dampak untuk diri kita maupun followers.

Mencari inspirasi dari Conten Creator lain namun jangan lupakan ciri khas diri. Ia memutuskan lebih serius memaksimalkan Instagram-nya. Dia melihat sosok yang kesenangannya bahkan karakternya sama dan mirip dengannya. Tapi dia tetap menjadi dirinya sendiri untuk cara berbicara dan caption setiap feed di Instagram. Shinta menyebut ATM, Amati, Tiru, dan Modifikasi.

Kemudian. sebisa mungkin memberikan konten yang ‘enak dilihat’. Instagram, merupakan media sosial yang sangat visual. Sebagai pemula tidak penting memiliki alat yang canggih namun dapat dimaksimalkan dengan keahlian digital. Mengedit foto dengan aplikasi terkenal saat ini.

Selanjutnya, buat konten yang dekat dengan followers, seperti aktivitas yang mengajak mereka juga untuk ikutan. “Misalnya Webinar ini sebelum mulai saya mengajak mereka untuk ikut tidak lupa memberi hastag saat memposting. Gunakan fitur di Instagram untuk membuat lebih dekat seperti poling, kuis atau kolom pertanyaan,” jelasnya.

Kedekatan itu sebagai nilai tambah saat ada brand yang ingin bekerjasama dengan kita karena kemungkinan followers akan mengikuti dirinya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (16/7/2021) ini juga menghadirkan pembicara Quena Fredlina (Dosen STMIK Primakara), Ariyo Zidni (Penulis Cerita Anak dan Pendongeng), Xenia Angelica Wijayanto (Kepala Pusat Publikasi LSPR), dan Kharisma Nasionalita (Dosen dan Peneliti Telkom University).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Yuk Sebarkan Hal Positif yang Selaras dengan Nilai Pancasila di Ruang Digital

Kegiatan masyarakat sekarang ini mulai beralih menggunakan media digital. Dikarenakan, transformasi digital kini sudah mencapai …

Leave a Reply