hitcounter
Sunday , September 23 2018
Home / Berita Lifestyle / Technoplast Ajak Publik Pahami Penggunaan Wadah Plastik yang Tepat
2d4c805f-daf0-401e-86c0-9a2150168800

Technoplast Ajak Publik Pahami Penggunaan Wadah Plastik yang Tepat

Melihat data yang dilansir dari World Atlas, Indonesia menjadi negara ke empat pengguna botol plastik terbanyak di dunia. Tercatat penggunaan botol plastik di negara Indonesia mencapai 4,82 miliar.

Hal yang sama juga dilansir dari Euromonitor yang mengungkapkan berdasarkan pertumbuhan rata-rata (CAGR) di Indonesia, pasar produk plastik rumah tangga terus mengalami peningkatan hingga tahun 2018 mendatang.

Pertumbuhan market size untuk kategori pembelian produk Beverageware, Food Storage, dan Dinnerware sebesar 11,2 % Pertahun. Hal diatas menandakan bahwa penggunaan wadah plastik bagi rumah tangga terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Namun demikian belum semua komponen bangsa ini memiliki kesadaran akan penggunaan wadah plastik secara benar.

Technoplast sebagai perusahaan manufaktur asli dalam negeri yang memproduksi peralatan rumah tangga berbasis plasticware, punya cara khusus dalam mengedukasi pasar terkait penggunaan wadah plastik secara tepat. Seminar ini bertajuk “Bijak Menggunakan Wadah Plastik Untuk Kehidupan yang Hebat” dan dihadiri oleh 3 (tiga) pemateri sekaligus.

Emil Budianto Direktur Sekolah Ilmu Lingkungan, Universitas Indonesia melansir data dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terdapat 6 (enam) jenis plastik untuk wadah makan. Jenis plastik berikut yaitu ; (1) Polietilen Tereftalat (PET) , (2) High Density Polyethylene (HDPE) , (3) Polivinil Klorida (PVC) , (4) Low Density Polyethylene (LDPE) , (5) Polipropilen (PP) , dan (6) Polycarbonate (PC) .

“Ke-enam jenis plastik tersebut memiliki fungsinya masing-masing. Masyarakat Indonesia kini harusnya mulai tahu bahwa setiap jenis plastik memiliki treatment yang berbeda. Ada yang tidak boleh kena panas secara langsung dan ada yang tidak boleh kena suhu dingin. Bijak menggunakan wadah plastik bisa dilakukan dengan tiga cara, yaitu memilih material plastik yang tidak berbahaya bagi kesehatan dan ramah lingkungan, design kemasan plastik yang limbahnya paling sedikit, dan menjadi konsumen yang cerdas,” ujar Emil.

Lula Kamal, public figure dan pemerhati kesehatan, menambahkan, sebagai seorang dokter sekaligus ibu bagi anak-anaknya, cukup ketat dalam melakukan seleksi produk yang akan digunakan. Dalam kasus wadah plastik, selama ini pihaknya yakin menggunakan suatu produk jika pada produknya memiliki logo atau tag BPA Free pada beberapa jenis plastik.

“Pertimbangan lain dalam memilih produk wadah plastik, tidak lupa juga berdasarkan fungsional dan design,” ujarnya.

Lula menceritakan, terkait kendala sebagai seorang ibu yang turut melaksanakan kewajibannya, ketika hendak mencuci wadah kemasan plastik adalah terdapat noda yang tertinggal dan kerap kali menyulitkan saat proses mencucinya.
“Akhirnya saya browsing dan menemukan cara efektif yang terbukti berhasil. Yaitu, cukup mencuci menggunakan sponge yang lembut dengan jeruk nipis / baking soda . Informasi tadi itu saya dapatkan dari website dan instagram Technoplast” , tambahnya.

Hartadi Alamsyah, Vice Chief Production Officer Technoplast menjelaskan tentang bagaimana standarisasi yang diterapkan oleh Technoplast sehingga mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Karena pihaknya menganut beragam standarisasi baik nasional maupun internasional. Dalam pemilihan produk pun, kami menganut 3 (tiga) kategori, end user profile, formula dan compliance.

“End user profile ialah upaya kami memahami keinginan publik melalui jenis umur, fungsional, nilai estetika, dan perilaku konsumen itu sendiri. Formula ialah prosedur yang kami terapkan dalam memproduksi sebuah produk, berdasarkan chemical quality, performance dan processability. Terakhir, kami memproduksi sebuah produk berdasarkan sifat compliance, yaitu product safety, food contact, environment, dan specific requirement,” papar Hartadi.

About Pasha

Check Also

Foto 1 (3)

JAPFA Hadirkan Kampung Warna Kolaborasi

Dalam rangka memperingati perjalanan program JAPFA for Kids, JAPFA mempersembahkan “Kampung Warna Kolaborasi JAPFA”, sebuah …

Leave a Reply