hitcounter
Thursday , October 21 2021

Tak hanya Hoaks, Penipuan Online Juga Marak Terjadi

Kehadiran media digital di masa ini telah memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai informasi dengan cepat dari berbagai penjuru dunia. Tak hanya memberikan informasi dengan cepat, media digital dalam perkembangannya memberikan banyak manfaat seperti mempermudah interaksi antar masyarakat (berkomunikasi) dan menjalankan usaha.

Di balik semua itu, cepatnya informasi yang tersebar dan diterima masyarakat tanpa dipilih terlebih dahulu bisa berpotensi tersebarnya hoaks, hal ini kerap terjadi di antara masyarakat/, namun tentu saja hal itu merupakan kesalahan yang harus diedukasi sehigga berita hoaks tidak menyebar.

Lonjakan pengguna media digital semakin menguatkan kebutuhan perlunya pemahaman terhadap literasi digital, dalam rangka mewujudkan masyarakat indonesia yang paham akan literasi digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar Webinar Literasi Digital di wilayah Kabupaten Buru, Maluku pada Selasa 8 Juni 2021.

Dalam webinar yang digelar bekerjasama dengan Siberkreasi itu hadir sebagai pembicara M Ikhsan Tualeka, SIP, MIK,CEO Indoeast Network,  Chris Jatender, STTI STIENI, Ahmad Ansori, SE, Kepala Desa Wanareja, Pulau Buru, Abdul Rumata, S.Sos, M.Sos,Wakil Dekan FAJ, UNIQBU serta Merri Vincentius.

Dalam paparannya, Ikhsan Tualeka mengatakan saat ini masyarakat tidak bisa menghindarkan diri dari mengikuti perkembangan jaman dengan tekhnologi digitalnya yang semakin canggih. Karenanya dibutuhkan kecakapan dalam memahami dunia internet termasuk di dalamnya edia sosial.

“Indonesia sedang beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan teknologi. Untuk itu, literasi digital wajib dilakukan ke seluruh Indonesia,” ujar Ikhsan.

Lebih lanjut menurut Ikhsan,  salah satu ancaman terbesar di era digital adalah penyebaran konten negatif (konten berbau hoaks, ujaran kebencian atau hate speech, bullying, radikalisme,  sampai pada beraneka ragam praktik penipuan melalui media digital maupun manual.

Sejumlah penipuan juga kerap terjadi,  secara umum penipuan online adalah penggunaan layanan internet atau software dengan akses internet untuk menipu atau mengambik keuntungan dari korban.  Misalnya dengan mencuri informasi personal.

“Yang juga umum dan biasa terjadi adalah jenis penipuan email phising, dengan mencuri data email kita. Karenanya harus diingat dan diwaspadai apapun data kita di internet itu penting,” imbuhnya.

Penipuan lain adalah money laundering, penipuan pinjaman onlie, penipuan dengan iming-iming memberi hadiah yang terjadi hampir di semua operator pasti pernah dikirimin seperti ini. Selanjutnya ada juga penipuan berita palsu hoax  dan software palsu yang biasanya berbiaya murah.

Sedangkan Chris Jatender berbagi tentang seputar hard ware dan software. Ia mengingatkan kembali bahwa hardware adalah bagian dari sistem computer sebagai perangkat yang dapat diraba, dilihat secara fisik dan bertindak untuk menjalankan instruksi dari perangkat lunak (software).

“Perangkat keras computer juga disebut dengan hardware yang berperan secara menyeluruh terhadap kinerja suatu sistem komputer,” ujar Chris.

Sedangkan perangkat lunak atau soft ware adalah sekumpulan data elektronik yang tersimpan ndan dikendalikan oleh perangkar computer. Data elektronik tersebut meliputi ninstruksi atau program yang nantinya akan menjalankan perintah khusus.

“Perangkat lunak juga disebut sebagai bagian sistem dalam computer yang tidak memiliki wujud fisik yang diinstal dalam sebuah kmputer atau laptop agar bisa dioperasikan,” imbuhnya.

About Pasha

Check Also

Media Pembelajaran Moodle, Alternatif Pembelajaran Jarak Jauh

Saat pembelajaran jarak jauh dilakukan harus ada inovasi bagaimana cara para pendidik dapat memberikan materi …

Leave a Reply