hitcounter
Friday , December 14 2018
Home / Berita Lifestyle / Run For Heart Beat 2018 Kampanyekan Meraba Nadi Sendiri

Run For Heart Beat 2018 Kampanyekan Meraba Nadi Sendiri

Gangguan irama detak jantung atau dikenal dengan istilah Fibrilasi Atrial (FA) merupakan salah satu jenis penyakit jantung yang sering kali tidak disadari kebanyakan orang. Komplikasi FA dapat berupa gagal jantung, stroke, hingga kematian mendadak.

Guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap FA, Indonesia Heart Rhytem Society (InaHRS), bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dan Asia Pasific Heart Rhytem Society berkomitmen meningkatkan kepedulian masyarakat umum terhadap FA. Salah satu upaya kampanye yang dilakukan adalah dengan menggelar fun run yang akan dilaksanakan 23 September 2018 .

Ketua PP PERKI, Dr Ismoyo Sunu, SpJP (K), mengungkapkan, penderita penyakit jantung yang disebabkan gangguan fibrilasi atrial atau gangguan detak jantung semakin tinggi, lantaran pengetahuan masyarakat akan tanda-tanda penyakit tersebut masih minim.

“Oleh sebab itu, kami bermaksud untuk menggelar event lomba lari ini sebagai upaya kampanye untuk mengenal sejak dini tanda-tanda penyakit jantung melalui program Menari atau Meraba Nadi Sendiri,” ungkap Dr Sunu saat menggelar jumpa pers di RS Jantung Harapan Kita, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Event bertajuk Run For Heart Beat tersebut akan dilaksanakan di Wisma Mandiri 2. Run For Heart Beat terbagi menjadi dua kategori, yakni 5K dan 2,5K. Kegiatan yang terbuka untuk umum ini menargetkan peserta sebanyak 1.200 orang.

“Hingga saat ini minat peserta cukup tinggi untuk mengikuti kegiatan ini. Untuk target jumlahnya sudah terpenuhi ada peserta 5K ada 800 orang dan 2,5K ada 400 pendaftar,” jelas Faris Basalamah, Ketua Panitia Kampanye FA.

Pada acara ini juga akan diselenggarakan talkshow yang berisi edukasi mengenai penyakit jantung khususnya gangguan irama FA dengan judul “Fibrilasi Atrial dan Kematian Jantung Mendadak pada Olahragawan”. Selain itu, acara ini juga akan dimeriahkan dengan panggung musik, Menari Bersama, bazar, serta pemeriksaan EKG (rekam irama jantung) secara cuma-cuma.

Pada hari sebelumnya 21-22 September 2018 diadakan pertemuan ilmiah perhimpunan aritmia Indonesia (PERITMI)/Ina HRS atau dengan nama lain dikenal sebagai lnaHRS Annual Scientific Meeting yang ke-6 yang akan digelar di The Westin Hotel, Jakarta.

Pertemuan ilmiah ini akan membicarakan antara lain tentang perkembangan termutakhir dari teknologi kedokteran di bidang aritmia, live demonstration langsung dari RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta, workshop EKG dasar, dan lain-lain.

Acara ini akan diisi oleh para pakar aritmia dan elektrofisiologi dari dalam maupun Iuar negeri. Diharapkan 1.500-2.000 peserta akan hadir pada pertemuan ilmiah ini yang terdiri dari dokter umum, dokter spesialis jantung, serta paramedis yang tertarik di bidang aritmia.

About Pasha

Check Also

Charm Cooling Fresh, Pembalut Sensasi Dingin dengan Ekstrak Daun Mint

Menstruasi adalah siklus pelepasan sel telur setiap satu bulan sekali yang dialami oleh wanita. Efek …

Leave a Reply