hitcounter
Saturday , July 13 2024
Online learning

Revolusi Industri 4.0 Membutuhkan Kecakapan Digital Skills Lebih Lagi

Saat ini masyarakat telah berada di era industri 4.0 menuju 5.0 yang lebih canggih lagi. Dari semula yang konvensional, masyarakat dipaksa cakap menggunakan teknologi dan memanfaatkan sarana digital.

Di masa pandemi semua itu makin terasa, saat pembatasan gerak manusia yang akhirnya membuat beberapa bidang Industri harus beradaptasi drngan teknologi. Salah satunya industri kreatif, bidang pertunjukan dan musik yang pendapatannya sempat terhenti.

“Kita bisa selamat, survive di masa pandemi ini karena transformasi digital,” kata Dino Hamid, Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, pada Selasa (26/10/2021).

Lebih jauh dia mengatakan sejak pandemi Covid-19, kehidupan manusia pun mengalami revolusi yaitu perubahan interaksi berubah menjadi online dan menuju format hybrid.

Beberapa bidang pekerjaan yang sebelumnya tidak ada bermunculan. Selain itu bidang pekerjaan terkait kemampuan digital menjadi begitu dibutuhkan seperti editing video, desain graphic, content writer, dan masih banyak lagi.

“Hal tersebut berkaitan dengan berkembangnya start up company, digital creator yang memerlukan tenaga kerja yang memiliki kemampuan digital tersebut,” katanya.

Masyarakat pun harus beradaptasi dengan beralih profesi maupun belajar hal baru terkait kemampuan digital yang harus dimiliki untuk dapat bertahan. Bila tidak, segolongan masyarakat yang tidak berubah dan mau beradaptasi akan tertinggal.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Empip Apipah, Kepala Sekolah SMA Ibnu Hajar, Kabupaten Bogor, Tuti Alawiyah, Instruktur VCT, Aldiyar, Instruktur Edukasi4ID.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

MediaTek Berfokus pada AI untuk Kembangkan Teknologi Masa Depan

Jakarta, Vakansi – MediaTek mengungkapkan telah menjadi vendor cipset selular No. 1 dunia selama hampir …

Leave a Reply