hitcounter
Monday , August 19 2019
Home / Berita Wisata / Renungan Suci Sambut Hari Lahirnya Pancasila
Malam Renungan Suci (Ghera Nugraha)

Renungan Suci Sambut Hari Lahirnya Pancasila

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Ende bersama sejumlah masyarakat di Kota Ende mengelar renungan suci bersama menyambut hari kelahiran Pancasila di Lapangan Pancasila Kota Ende.

Dandim 1602/Ende Letkol Inf Mochamad Fuad Suparlin menjadi inspektur dalam malam renungan suci mengatakan masih dalam situasi berkabung atas meninggalnya Bupati Ende, Marselinus YW Petu. Namun tidak menyurutkan kegiatan ini, dimana kegiatan tersebut merupakan bagian dari penghormatan masyarakat Ende kepada Soekarno-Hatta yang telah melahirkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

“Malam ini, kita berkumpul di sini sebagai bagian dari menghormati dan menghargai bapak bangsa kita yakni Soekarno Hatta melahirkan Pancasila yang merenungkan pancasila di bawah pohon sukun,” kata Mochamad dalam pidatonya, di Taman Renungan Kota Ende, Jumat malam (31/05/2019)

Malam renungan suci yang dimulai tepat pukul 00.00 Wita waktu setempat diikuti oleh seluruh Forkompimda Ende dan NTT serta sejumlah tokoh masyarakat di Kota Ende yang menjadi kota lahirnya Pancasila itu.

Acara dimulai dengan pembacaan sambutan dari ahli waris teman bung karno di Ende, dilanjutkan dengan  doa yang dipimpin oleh seluruh pimpinan agama di kota tersebut mulai dari Katolik, Kristen, Islam, Budha serta Hindu. Disamping itu juga dilakukan pembacaan puisi yang berisi tentang perjuangan Bung Karno selama berada di kota Ende.

Mochamad menilai bahwa keberadaan Pancasila telah mempersatukan seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Sangihe Talaud hingga Rote. “Nilai-nilai luhur inilah yang telah mempersatukan bangsa Indonesia dengan berbagai keberagaman, baik adat, budaya dan agama, sehingga sampai negara kita tetap kokoh berdiri,” tuturnya.

Saat ini banyak pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, namun selalu saja gagal. Oleh karena itu ia mengharapkan agar kota Ende sebagai kota lahirnya Pancasila harus menjadi kota yang terus mempertahankan dasar negara Indonesia tersebut.

Mochamad menambahkan, Kota Ende sendiri sudah merupakan kota yang sangat berperan penting dalam kehidupan bangsa Indonesia. “Karena dari tanah ini sang Bapak bangsa menemukan ilham terkait butir butir Pancasila yang menjadi ideologi bangsa kita,” tambahnya.

About Pasha

Check Also

Dieng Culture Festival 2019 Dikunjungi 177 Ribu Wisatawan

Gelaran Dieng Culture Festival (DCF) 2019 yang berlangsung pada 2-4 Agustus 2019 lalu dikunjungi 177 …

Leave a Reply