hitcounter
Wednesday , October 20 2021

Perubahan Mindset Masyarakat Diperlukan untuk Menghadapi Transformasi Digital

Transformasi digital merupakan adalah bagian dari sebuah proses penerapan teknologi yang lebih besar. Transformasi digital juga merupakan perubahan yang berhubungan dengan penggunaan teknologi digital dalam semua aspek kehidupan dalam masyarakat. Seperti yang terjadi sekarang ini, perubahan kehidupan masyarakat dari semula yang bersifat tradisional menjadi digital. Apalagi sejak pandemi Covid-19 yang menyebabkan digitalisasi berlangsung lebih cepat.

“Mindset masyarakat kita terhadap sebuah perubahan harus diterus latih. Sebab polanya kini semua menuju ke arah digitalisasi,” kata Golda Siregar, Senior Consultant at Power Character saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat I, pada Selasa, (5/10/2021).

Dia mengatakan, meski kini semuanya mengatah pada digitalisasi, di satu sisi lainny setiap individu tetap harus memiliki hubungan satu sama lainnya karena manusia merupakan makhluk sosial. Sehingga meski sekarang manusia lebih banyak ada di rumah, tetap harus ada interaksi namun polanya memang berbeda. Berhubungan dengan transformasi digital tersebut hal ini berkaitan saat individu berinteraksi sosial melalui media sosial.

“Setiap orang pun akhirnya harus menyadari di balik media sosial sebenarnya yang dihadapi tetaplah manusia. Manusia yang memiliki cipta, rasa dan karsa pun dapat terluka dengan ucapan orang lain di media sosial,” kata Golda.

Etika di ruang digital dalam mengunggah pesan dan mengomentari sesuatu akan memengaruhi relasi dengan manusia lainnya. Sebab di ruang digital  setiap orang tetap berhubungan dengan manusia, bukan layar ponsel. Termasuk menjadi cemas saat membaca hoaks, sehingga setiap individu mesti mengetahui bahwa interaksi sosial juga mengalami transformasi. Hal tersebut terjadi pada bidang pekerjaan yang perlu mengalami adaptasi bekerja dan meeting di rumah.

“Diperlukan mindset harus berubah, bukan hanya semuanya harus digitalisasi tapi juga secara personal budaya ini yang harus dibangun,” sebutnya lagi.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir juga nara sumber lainnya seperti Cyntia Jasmine, Founder GIFU, Mona Ratuliu, Founder ParenThink dan Vivi Andriani, Marcomm & Manager Bumbubumbuku.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital

About Pasha

Check Also

Melihat Peluang Berjualan di Marketplace

Geliat UMKM di Indonesia dengan datangnya pandemi Covid-19 untuk masuk ke marketplace meningkat. Sebanyak 15,3juta …

Leave a Reply