hitcounter
Wednesday , July 8 2020
Home / Berita Tekno / Pertarungan Predator League 2020 Resmi Dimulai

Pertarungan Predator League 2020 Resmi Dimulai

Final Indonesia Predator League 2020 di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka Jakarta berlangsung pada 17-19 Januari 2020. Acer mengundang gamers Indonesia dan para penggemar eSports untuk menjadi saksi terpilihnya dua tim terbaik Indonesia pada akhir pekan ini.

Sebanyak 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA 2 terbaik Indonesia dipastikan berlangsung seru dan menarik. Pemenang dari masing-masing game tersebut akan mewakili Indonesia di babak Grand Final se-Asia Pasifik di Manila, Filipina pada Februari 2020.

Predator League 2020 terbukti telah menjadi game changer bagi dinamika industri eSports nasional. Terobosan dan inovasi yang dilakukan Predator League sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2017 semakin menjadikan turnamen ini memiliki kualitas tersediri di dunia eSports Indonesia.

Rob Clinton Kardinal, Ketua Umum Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI) mengatakan, mengapresiasi komitmen dan kerja keras yang dilakukan Acer melalui Predator League. Milestone yang dibangun sejak tiga tahun lalu dan berlanjut hingga hari ini menunjukkan wujud komitmen Acer dalam menjadikan Predator League sebagai bagian dari ekosistem pencarian talenta muda di eSports.

“Ini tentunya seiring dengan misi AVGI untuk mendorong game sebagai generator ekosistem eSports yang lebih sehat, seimbang dan positif,” paparnya.

Selain menciptakan produk dengan teknologi tercanggih melalui lini gaming Predator, tiga tahun belakangan ini Acer juga secara konsisten menggelar Predator League, turnamen gaming berskala internasional. Tahun ini, Predator League 2020 diikuti oleh 17 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Filipina, Singapore, Hong Kong, Macau, India, Australia, Korea, Sri Lanka, Jepang, Myanmar, Bangladesh dan Mongolia.

Menurut Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia, Predator League 2020 merupakan bentuk pembuktian konsistensi dalam mendukung dan menjadi akselerator ekosistem industri gaming nasional. Di tahun ketiga ini, Predator League 2020 hadir dengan beragam inovasi terbaiknya sehingga Predator League menjadi sebuah turnamen eSports yang secara end-to-end semakin melibatkan semua pihak dalam ekosistem.

“Kami tidak hanya memfasilitasi gamers untuk berprestasi di dunia eSports, tetapi juga dalam persiapan karir profesional mereka melalui jalur pendidikan,” kata

Lanjut Herbet, pemanfaatkan teknologi melalui online qualifier berhasil meningkatkan jumlah peserta lebih dari 20% dibandingkan dengan Indonesia Predator League tahun sebelumnya. Bahkan di antaranya merupakan pemain dari kota terjauh seperti Meulaboh dan Jayapura.

“Kami berterima kasih atas dukungan dan kehadiran Menteri Kominfo dan Ketua AVGI di Predator League 2020, kami berharap ke depannya akan lebih banyak lagi kegiatan yang dapat dilakukan bersama guna membangun ekosistem eSports menjadi lebih dinamis dan bergairah.” tambah Herbet.

Tahap kualifikasi Asia Pacific Predator League 2020 ini telah dimulai sejak Oktober 2019. Di tahap ini16 tim PUBG (dalam lampiran) dan juga 8 tim DOTA2 (dalam lampiran) akan mengikuti pertandingan di babak Final Indonesia.

Finalis Indonesia Predator League 2020 akan memperebutkan national prizepool sebesar Rp200.000.000. Final ini juga didukung oleh Kemkominfo dan AVGI yang memfasilitasi pemberian beasiswa di BRI Institute untuk perkuliahan S1 bagi tim pemenang 1 sampai 4 Predator League 2020.

About Pasha

Check Also

Pacu Akselerasi Gaming yang Berprestasi, Acer Hadirkan Predator Triton 500

Pacu akselerasi ekosistem gaming di era new normal, Acer luncurkan jajaran lini laptop Predator yang …

Leave a Reply