hitcounter
Wednesday , October 20 2021

Pentingnya Kemampuan Literasi Digital Guru dan Siswa di Bidang Pendidikan 

Di era serba internet, teknologi informasi menjadi sarana untuk memadukan beragam fungsi dan proses di dalam penyelengaraan pendidikan, terutama yang berhubungan dengan alokasi sumber daya pembelajaran.

Seno Soebekti, Pembina Olimpiade Sains Nasional Bidang Matematika mengungkapkan sistem pembelajaran online setelah adanya pandemi tidak akan pernah ditinggalkan. Bahkan akan terjadi hybrid learning sehingga bukan hanya proses pembelajaran tapi rapor dan pertemuan guru dalam rapat sekolah sudah menggunakan sarana Zoom. Sehingga peran teknologi dan internet di masa mendatang kemungkinan memang tidak akan ditinggalkan setelah pandemi mereda.

“Terjadi revolusi dalam bidang pendidikan, seperti yang juga terjadi pada sektor lainnya seperti keuangan maupun bisnis sejak pandemi Covid-19 membuat komunitas akademik yang di dalamnya terdapat guru sebagai pengajar, siswa, orangtua dan lingkungan sekolah memiliki peran yang saling membangun satu sama lain,” katanya saat webinar Literasi Digital Wilayah  Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, pada Selasa (5/10/2021).

Apalagi dengan terjadinya revolusi industri 4.0 dan society 5.0 setiap individu perlu menguasai kecakapan hidup abad 21 berupa kreativitas, berpikir kritis, komunikasi dan kolaborasi. Dengan perkembangan tersebut diharapkan guru menjadi pribadi kreatif, mampu mengajar, mendidik, menginspirasi serta menjadi contoh baik.

Di era transformasi digital ini akhirnya, peserta didik setidaknya harus memiliki 6 literasi dasar yakni literasi numerasi, literasi sains, literasi informasi, literasi finansial, literasi budaya dan kewarganegaraan. Serta beberapa kompetensi lainnya untuk mampu berpikir kritis, bernalar, kreatif, berkomunikasi, berkolaborasi, serta memiliki kemampuan mengatasi masalah. seain itu yang terpenting adalah karakter berupa perilaku yang berdasarkan pemahaman akan nilai-nilai profil pelajar Pancasila seperti rasa ingin tahu, inisiatif, kegigihan, mudah beradaptasi, memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Maria Ivana, seorang Graphic Designer, Monica Eveline, Digital Strategist Diana Bakery, dan Nandya Satyaguna, seorang Medical Doctor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Melihat Peluang Berjualan di Marketplace

Geliat UMKM di Indonesia dengan datangnya pandemi Covid-19 untuk masuk ke marketplace meningkat. Sebanyak 15,3juta …

Leave a Reply