hitcounter
Wednesday , October 20 2021

Pentingnya Keamanan PIN, Password, dan OTP

Peningkatan pengguna internet juga meningkatkan jumlah aset digital. Untuk melindunginya, perlu keamanan digital dengan menggunakan single factor authentication dan two factor authentication. Single factor authentication adalah salah satu langkah pengamanan pertama untuk menjaga aspek kerahasiaan. Cara kerjanya dengan memastikan sebuah sistem untuk memverifikasi identitas pengguna yang mencoba mengakses sebuah komputer.

“Dalam single factor authentication ada beberapa yang termasuk di dalamnya, yaitu PIN dan password. Ini termasuk ke dalam single factor authentication karena mereka kunci utamanya di mana keamanannya bergantung pada PIN dan password,” ujar Rino, Kaprodi Teknik Informatika Universitas Buddhi Dharma dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/10/2021).

PIN ini merupakan kode keamanan untuk memverifikasi identitas pengguna. Umumnya, PIN berupa angka dari 4-6 karakter dan digunakan secara berulang. Sementara, password merupakan rangkaian atau kombinasi dari berbagai karakter (huruf, angka, simbol) untuk mengamankan akses ke suatu akun.

Perkembangan dunia digital yang masif membuat keamanan lapis pertama kurang cukup. Oleh karena itu, banyak orang mulai menggunakan two factor authentication. Keamanan jenis ini mengamankan lebih dari lapis pertama karena menggunakan lebih dari satu jenis keamanan. Dengan 2FA ini, ketika aku kita orang lain mengetahui password/PIN pada akun kita, mereka perlu melewati keamanan lapis kedua ini.

Penerapan 2FA ini banyak digunakan pada one time password (OTP), yakni berupa kode acak atau link yang dikirimkan melalui SMS atau email. Fungsinya sebagai verifikator dan hanya bisa digunakan sekali dalam jangka waktu tertentu.

“Kita wajib menerapkan 2FA karena dianggap sebagai keamanna digital yang paling aman. Pola kerjanya menggunakan tiga langkah yaitu akun kita, gadget kita, serta sidik jari atau iris mata. Ketiganya berfungsi sebagai verifikator,” jelas Rino.

Sayangnya, masih banyak orang yang belum menyadari akan pentingnya penggunaan 2FA ini. Padahal saat ini hampir seluruh platform digital menyediakan keamanan lapis kedua ini. Namun, perlu diperhatikan juga, jangan sampai kita menyebarkan kode OTP kita ke orang lain untuk menghindari pencurian, seperti scammer, phising, fraud, dan akses ilegal.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Klemens Rahardja (Founder The Entrepreneurs Society), Dee Rahma (Digital Marketing Strategist), Henry V. Herlambang (CMO Kadobox), dan Bianca Utaya (KOL).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Melihat Peluang Berjualan di Marketplace

Geliat UMKM di Indonesia dengan datangnya pandemi Covid-19 untuk masuk ke marketplace meningkat. Sebanyak 15,3juta …

Leave a Reply