hitcounter
Monday , September 20 2021

Pemanfaatan Internet Memberi Lebih Banyak Keuntungan untuk Bisnis UMKM

Saat membicarakan digitalisasi, maka akan berhubungan sekali dengan penetrasi internet di Indonesia. Data Internet World Stats mengungkapkan, pengguna Internet di Indonesia saat ini telah mencapai 212,35 juta dari total 276,3 juta jiwa.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 170 juta jiwa sudah aktif di media sosial. Indonesia sendiri tercatat sebagai 10 besar negara yang kecanduan media sosial. Posisi kita ke-9 dari 47 negara yang dianalisis, sebagian besar sudah mengakses melalui seluler.

“Keberadaan platform digital sangat membantu pelaku usaha. Internet disebutkan juga menyelamatkan bisnis UMKM dari pandemi Covid-19,” kata Riezky Delastama, Head of Government Relations & Public Affairs Pintaria (HarukaEdu), saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, Kamis (9/9/2021).

Survei Katadata Insight Center (KIC) sekitar 81% pelaku UMKM di Jabodetabek menggunakan internet untuk membantu usaha mereka seama pandemi. Bahkan menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, nilai transaksi e-commerce tahun ini bisa mencapai Rp370 triliun. Hal ini pun berdampak pada peningkatan ekonomi dan keuangan digital. BI mencatat nilai transaksi e-commerce semester I tahun 2021 mencapai 186,75 triliun atau naik 63,36% year on year.

Kenaikan transaksi di platform digital ini tak lepas dari digitalisasi sistem pembayaran dan meningkatnya preferensi dan akseptasi masyarakat terhadap teknologi digital. Lebih lanjut dia mengatakan, ada dua kunci utama digitalisasi usaha yaitu kolaborasi dan inovasi. Pelaku usaha di Indonesia khususnya UMKM dituntut untuk mampu beradaptasi dengan segala kemajuan digitalisasi dan memahami perkembangan tren pasar dalam negeri maupun global.

Di antaranya terdapat keuntungan bagi UMKM jika melakukan digitalisasi yaitu merespon perubahan gaya hidup, biaya lebih efisien, pemasaran semakin luas, dan kualitas produk dapat meningkat. Faktanya dari 64 juta UMKM di Indonesia, baru 13% di antaranya atau sekitar 8 juta yang masuk ke ranah digital.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Supiana, Dosen UIN Sunan Gunungjati Bandung, Tifany Eugene, Senior Human Capital Character Management Consultant at Power Character, dan Taufik Hidayat, Kepala UPT IT & Dosen Fakultas Teknik Universitas Islam Syekh Yusuf.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Beda Generasi, Cara Mendidik Anak di Era Digital

Generasi Z dan Anak-anak yang lahir dan tumbuh di era ketika penggunaan internet dan teknologi …

Leave a Reply