hitcounter
Monday , October 18 2021

Peluang Semakin Luas dengan Transformasi Digital

Berbicara mengenai budaya maka tak lepas dari transformasi digital yang terjadi karena adanya globalisasi dan digitalisasi. Secara tidak sadar, masyarakat telah mengalami transformasi digital hal tersebut dapat diketahui dari penggunaan internet sebagai bagian dari hidup yang tak terpisahkan.

“Internet telah menjadi pendukung segala sektor dari pekerjaan, pendidikan dan ekonomi. Internet ikut didukung dengan pengembangan smartphone yang mana bukan sekadar alat komunikasi lagi namun pendukung hidup,” kata Loka Hendra, Head of Food and Beverage Cinepolis Indonesia saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat I, pada Senin (4/10/2021).

Lebih jauh dia mengatakan sejak pandemi, transformasi digital pun mengalami percepatan akses. Karena imbasnya berbagai macam sektor menurun, namun justru ada pula bidang pekerjaan yang naik daun. Berbagai jenis industri pun harus beradaptasi, misalnya UMKM beralih menggunakan sumber daya digital dengan memiliki toko online di marketplace. Serta adaptasi ke sistem pembayaran yang elektronik, e-money, serta bidang pendidikan yang kini menerapkan e-learning.

Hal inilah yang membuka peluang semakin luas di ruang digital. Sebab tidak ada batasan di ruang digital dan kini sudah cukup sulit dipisahkan dari kehidupan manusia. Transformasi digital juga menjadi pintu masuk terjadinya perubahan perilaku dan pola pikir. Selain itu peluang digital menjadi kekuatan baru yang memungkinkan terjadinya kolaborasi, fleksibilitas, dan memberi keuntungan. Serta tersedianya banyak program akselerasi akses digital transformasi.

“Berbagai hobi bisa menjadi cuan. Graphic designer, YouTuber, food blogger, online handcraft. Tentunya ada proses, nggak instant perlu adanya konsistensi,” tuturnya lagi.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat I merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Andry Hamida, Head of Creative Visual Brand Hello Monday Morning, Goretti Meiliani, Project and Planning Section Binus Group dan Adri Liberty, Legal BCAinsurance.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Kembali Pada Dasar Negara

Perubahan budaya terjadi sekarang ini sangat terlihat, bagaimana aktivitas yang biasa dikerjakan menjadi berubah. Perubahan …

Leave a Reply