hitcounter
Thursday , August 5 2021

Pay Later Platform E-Commerce Terbaru yang Berikan Kemudahan Berbelanja Online

Satu lagi kemudahan dalam berbelanja online yang dihadirkan para platform e-commerce yakni Pay Later. Sama halnya dengan aktivitas ekonomi di masa lampau yakni menggunakan kartu kredit. Jadi saat transaksi, Anda dapat membayar belakangan.

Hampir seluruh platform e-commerce menawarkan itu seperti Traveloka, Tokopedia, Gojek, Bukalapak, OVO, Shopee dan lainnya. Bowo Witjaksono Suhardjo, Konsultan Bisnis dan Praktisi Keuangan menjelaskan, konsep pay later ialah perusahaan aplikasi menalangi dahulu pembayaran tagihan pengguna.

Untuk membayarkan tagihan tersebut, pembeli yang akan muncul pilihannya 6 kali, 12 kali biasanya tanpa bunga. Konsep ini sebetulnya asalnya dari Swedia platform e-commerce besar bernama Klarna.

“Pay later tidak perlu jaminan, slip gaji namun akan dilakukan analisa kredit secara online dilakukan oleh sistem Layanan Informasi Keuangan Bank Indonesia mengenai aktivitas keuangan, adakah kredit macet atau hal lainnya,” jelasnya saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (8/7/2021).

Bowo mengatakan, para penjual yang sudah masuk marketplace dapat mengaktifkan pay later yang sudah disediakan perusahaan. Menyediakan layanan pay later sama dengan mendorong lebih banyak konsumen khususnya bagi target pelanggan berusia milenial maupun target pembeli impulsif atau mereka yang membeli secara tidak terkendali.

Pembelian lebih banyak dilakukan untuk barang-barang yang lebih konsumtif terutama yang berhubungan dengan fashion lifestyle, perhiasan bukan barang produktif atau bahan baku. Para penjual juga harus sadar kekurangannya yakni harus ada biaya yang dibayarkan kepada penyedia dana atau pay later. Biaya ini sebenarnya dipergunakan sebagai biaya marketing.

Sementara itu dari sisi pembeli tentu akan mempermudah pembelian atau transaksi pinjaman. Membantu cash flow dari pembeli, dana yang seharusnya dianggarkan atau dipakai untuk membeli barang ini dapat dipakai untuk kepentingan lain atau jadi lebih produktif. Belanja akan lebih banyak dengan nilai uang yang sama.

Kekurangannya, pembeli harus memiliki skala prioritas dan disiplin dari sisi pembayaran. Bila tidak akan menjadi impulsif. Kekurangannya akan meningkatkan pola konsumtif dan ini kan membuat ketagihan untuk selalu membeli karena sangat mudah.

Seberapa aman menggunakan fitur pay later? Bowo menegaskan aman apabila dengan memperhatikan bahwa mereka sudah mendapat izin dari OJK (Otoritas Jasa keuangan).

“Pastikan pelaku juga merupakan anggota asosiasi dari mereka sendiri. Jejak rekam atau pelaku dari pay later itu tidak ada cacat hukum serta didukung oleh institusi seperti pemegang saham, direksi dan investor,” ungkapnya.

Tidak lupa Bowo mengingatkan untuk memperhatikan skala prioritas dari pembelian barang juga kemampuan membayar. Jangan besar pasak daripada tiang dan tidak terlambat melakukan pembayaran. Maka bagi pengguna pay latter dapat memperhatikan waktu jatuh tempo.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (8/7/2021) ini juga menghadirkan pembicara Bahruddin (Relawan TIK Indonesia), Ria Ariyanie (Praktisi Public Relation), Ahmad Rofahan (Relawan TIK Cirebon), Bowo Suhardjo (Konsultan Bisnis), dan Lady Salsabila sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Paham Batasan di Dunia Tanpa Batas

Setiap orang memiliki kebebasan untuk mengekspresikan dirinya masing-masing, mengutarakan ide-ide dan pendapat secara bebas melalui …

Leave a Reply