hitcounter
Monday , May 17 2021

Para Team Esport Wanita Akan Berlaga Dalam Turnamen TheFirst Esports Ladies’ Mobile Legends

 Perkembangan industri esportsemakin berkembang secara pesat dalam kurun waktu belakangan dengan seiring diadakan turnamen esportdi indonesia, tentu saja hal ini membuat para team pemain esportbermunculan meramaikan cabang olahraga berbasis gamesini. Ditambah jaringan internet yang kian merata membuat esportmakin menjamur dan menjadi aktivitas baru ditengah pandemi.

Esportbiasa identik dengan dunia kaum pria yang mendominasi dari atlet profesional hingga penonton. Namun kenyataaan hingga kini banyak muncul team atau pemain esportwanita yg hadir bukan hanya sebagai pemanis atau penonton saja dalam ajang ini. Mereka hadir sebagai peserta yang ikut berlaga dalam turnamen meski secara gender perempuan dianggap sebagai pihak yang awam namun kehadiran perempuan dalam turnamen ini memberi warna dan menjadi momentum kesetaraan gender untuk meningkat harkat martabat wanita dan melakukan transformasi digitalisasi di Indonesia sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Untuk itu Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI)dan Dyandra Promosindoberkolaborasi menyelenggarakan turnamen TheFirst Esports Ladies’ Mobile Legendsdalam tajuk Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021pada tanggal 27-28 April 2021secara ofllinedan online(hybrid). Acara ini sekaligus sebagai semarak dirgahayu ASENSI dalam hari kartini dan bertujuan membentuk ekosistem esport pemain perempuan agar berkompetisi dan berkarir di dunia competitive gaminglayaknya pria.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno, mengatakan saat ini esport telah berkembang bukan hanya sebagai sebuah permainan digital namun sudah berkembang lebih jauh dalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif. Kemenparekraf turut berperan aktif dalam pengembangan industri esport.

“Kemenparekraf mengajak semua elemen berkolaborasi dan bersinergi dalam upaya memajukan industri esport sebagai pengembangan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia, diharapkan Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021 ini dapat menjadi bukti bahwa talenta pemain wanita tidak kalah dengan pemain pria dan sebagai batu pijakan untuk dapat berkarir dalam di level internasional. Selamat dan sukses untuk ASENSI dan Dyandra Promosindo atas penyelenggaraan turnamen Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021.”, tutup Sandiaga Uno dalam sambutan virtual opening ceremony.

Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengatakan, Gelaran Dignity of Srikandi ini semakin menegaskan komitmen bersama dalam potensi digital Indonesia di bidang esport, Berdasarkan survei Yougov 2020 menyatakan 77 persen masyarakat indonesia adalah gamer, dari 77 persen responden tersebut 72 persen bermain diperangkat mobile, 15 persen di perangkat console dan 37 di PC. Hal ini menunjukan adanya shifting market Indonesia dari dulunya harus memiliki perangkat canggih namun kini mayoritas masyarakat bisa bermain game-nya hanya dengan ponsel. Tak hanya dari sisi pemain industri, games publisher dan developer-pun turut menjadi perhatian pemerintah dimana Kominfo, LIPI dan Asosiasi Games Indonesia (AGI) telah melakukan pemetaan awal ekosistem industri game di Indonesia.

“Dari laporan tersebut didapati pada tahun 2017-2019 jumlah game yang diproduksi dalam negeri terus meningkat yang tadi hanya 143 game di tahun 2017 naik menjadi 332 game ditahun 2019 data ini menunjukan bahwa Indonesia memilik pangsa pasar yang besar baik game publisher atau developer atau aktor-aktor lainnya dalam ekosistem industri games di Indonesia tak terkecuali olahraga yang berbasis games atau esport. Acara ini yang bertepatan dengan Hari Kartini pada 21 April lalu, dan menjadikan momentum yang tepat bagi kita untuk semakin memperkuat sinergi kita dalam mengajak banyak talenta perempuan untuk bergabung dalam ekosistem esport tanah air agar semakin inklusif.”, ujar Semuel.

Hendra Noor Saleh atau KoHen, Presiden Direktur Dyandra Promosindo lebih detail menjelaskan, “Dalam penyelenggaran turnamen Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021 pertandingan ini menggunakan system double elimination dimana akan ada winner bracketdan loser bracket. Hanya akan ada 4 tim MLBB ladiesyang akan bertanding. Format pertandingan menggunakan format best of 3dari babak awal hingga semi-final dan final menggunakan format best of 5.”, jelasnya.

Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021 akan menyiapkan hadiah sebesar 15 juta rupiah dan akan ada empat (4) tim profesional yang diundang langsung untuk bermain. Tim tersebut adalah Evos Lynx, Belletron Era, Luna Nera Esport, Morph Akasha dengan jumlah peserta lebih dari 20 peserta.

Susanty Widjaya, Ketua Umum ASENSI mengatakan, “Penyelenggaraan The First Ladies Offline Tournament Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021 juga merupakan langkah komitmen dan salah satu karya nyata ASENSI, Asosiasi Lisensi Indonesia terhadap kontribusi lisensi di industri esports Indonesia melalui turnamen-turnamen esports berkualitas yang akan adakan khusus untuk pemain esports wanita di indonesia.

“Kami memandang dan melihat bahwa esports juga membantu di dalam percepatan transformasi digital, percepatan pemulihan perekonomian indonesia dan juga membantu pemerintah di dalam menurunkan jumlah covid-19 dengan menjaga anak-anak dan remaja kita untuk bermain games bahkan menonton turnamen di rumah.”, ujar Susan lebih lanjut. 

Sebelum dilakukan pertandingan para team esport wanita mengadakan buka puasa bersama di Batavia Café, Jakarta Selatan.  Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan jerseyDignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021 oleh masing-masing para team pemain esport wanita guna meningkatkan sportifitas dan semangat bertanding.

About Pasha

Check Also

Pameran “Sneakers Brand Lokal”, Bangkitkan Ekraf Tanah Air

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi gelaran …

Leave a Reply