hitcounter
Monday , September 20 2021

Orangtua Perlu Belajar Parenting ala Era Digital

Netizen unggul merupakan warga digital yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan memiliki keterampilan hidup yang baik. Mampu menggunakan teknologi digital dengan cerdas dan bijak, memiliki sosial skills yang baik dan tidak mudah hanyut di dunia online.

Berbagai permasalahan digital pada anak saat ini pun muncul, ketika interaksi sosial telah berubah menjadi daring. Misalnya child grooming, perundungan sosial di dunia maya, dan adiktif anak terhadap game online maupun gawainya. Lalu bagaimana orang tua zaman sekarang harus menghadapi hal tersebut?

“Orangtua harus beradaptasi dengan zaman. Selain itu ubah gaya komunikasi orang tua yang biasanya otoriter. Kita berubah jadi orang tua yang asertif yang mau mendengarkan, menghargai pendapat anak kita dan mau ikut serta dalam suatu hal untuk mencapai kesepakatan,” kata Hellen Citra Dewi Psikolog & Senior Trainer SEJIWA saat menjadi pembicara di webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, Rabu (8/9/2021).

Orangtua harus memiliki literasi digital agar dapat menyeimbangkan kemampuan anak zaman sekarang yang lebih gampang belajar teknologi dibanding orangtua. Hal tersebut dilakukan supaya orangtua bisa memahami aturan-aturan di dunia digital serta konten-konten positif yang dapat dibagikan kepada anak. Terutama untuk mencegah konten-konten negatif dikonsumsi anak dengan cara mendampingi anak secara bijak di dunia online. Pasanglah fitur Parental Control di gawai anak, jangan lupa jelaskan dan diskusi kepada anak mengenai alasan-alasannya.

Untuk hal mengatur penggunaan gadget, orang tua perlu membatasi screen time atau durasi penggunaan gawai sehari-hari agar tidak berlebihan. Kemudian harus ada pengaruran zona tanpa gawai yaitu ruang di mana tidak boleh ada penggunaan gadget secara pribadi. Lakukan juga aturan screen breaks atau jeda waktu untuk beristirahat dalam penggunaan gadget.

Saran untuk para guru dan orang tua untuk mendampingi akan saat mengakses internet adalah dengan menjadi teman anak di media sosial. Biasakan anak untuk disiplin mematuhi aturan yang telah disepakati, serta jangan gunakan gawai sebagai alat pengasuhan anak.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor , Jawa Barat merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Sandi Natalia, Co-Founder Beauty Cabin, Cyntia Jasmine, Founder GIFU, dan Irma Nawangwulan, Lecture di IULI.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Beda Generasi, Cara Mendidik Anak di Era Digital

Generasi Z dan Anak-anak yang lahir dan tumbuh di era ketika penggunaan internet dan teknologi …

Leave a Reply