hitcounter
Friday , September 17 2021

Nilai dan Norma Dasar Berbangsa Diperlukan untuk Menghadapi Keterbukaan Informasi di Era Internet

Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis dan menyangkut hubungan antar orang-perorangan, antara kelompok-kelompok manusia atau orang perorangan dengan kelompok manusia. Kini interaksi sosial tersebut telah berubah ke ruang digital semenjak adanya internet dan media sosial, terutama karena pandemi.

Berbagai perubahan interaksi sosial yang terjadi di dunia digital di antaranya dari manual menjadi sistem elektronik, meeting kantor kini menjadi online lewat aplikasi, belanja kebutuhan rumah tangga yang biasa dilakukan di pasar kini lewat online. “Bisa dikatakan dunia digital sulit dipisahkan dari kehidupan manusia yang memanfaatkan keunggulan digital,” kata Loury Mogot, Consultant at Power Character saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat I, pada Kamis (12/8/2021).

Berbicara dunia digital maka tak bisa terlepas dari teknologi. Teknologi sendiri menjanjikan perubahan sehingga setiap penemuan baru melahirkan kemudahan, peningkatan produktivitas dan kecepatan. Sehingga berbagai pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat saat memanfaatkan teknologi. Terutama setelah adanya internet, dengan pengguna yang terus meningkat dan media sosial sebagai salah satu saluran komunikasi diakses secara mudah.

“Menghadapi tantangan keterbukaan informasi ini bangsa Indonesia harus menanamkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, serta berasaskan kepada keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Loury.

Apalagi dengan mudahnya segala informasi dan budaya asing masuk ke Indonesia, dapat memengaruhi cara berpikir dan berperilaku. Sehingga setiap individu harus memiliki dasar norma yang kuat. Semua nilai-nilai untuk memfilter budaya luar tersebut ada dalam Pancasila.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir juga nara sumber lainnya seperti Henry V Herlambang, CMO Kadobox, Vivi Indriyani, Marcomm & Promotion Specialist, dan Taufik Hidayat, Kepala UPT IT & Dosen Fakultas Teknik Universitas Syekh Yusuf.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Bersatu Menjaga Dunia Digital Tetap Aman

Ruang digital sebagai tempat tinggal baru masyarakat zaman sekarang. Dunia yang tanpa batas sekalipun teritori …

Leave a Reply