hitcounter
Saturday , June 19 2021

Neolith Indonesia, Pelapis Premium untuk Segala Keperluan Dapur

Sebagai pendatang baru di pasar batu alam di Indonesia, Neolith produk pelapis Sitered Stone premium asal Spanyol masih membutuhkan edukasi market. Untuk itu, Pada ajang pameran Kitchen and Bathroom Indonesia yang berlangsung 26-29 September 2018 di Hall B dan C, Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, PT Raspari Mega Stone memperkenalkan Neolith Indonesia, yaitu produk pelapis Sintered Stone premium yang terbuat dari bahan alami dengan berbagai corak dan ukuran untuk memenuhi kebutuhan arsitektur dan interior desain.

Menurut Raja Kamlesh Kalwani, Managing Director PT Raspari Mega Stone, saat ditemui oleh , karakter utama yang terdapat pada produk Neolith adalah ketipisannya. “Kami memiliki empat ukuran ketebalan, yakni 3 milimeter, 6 milimeter, 12 milimeter dan 20 milimeter. Selain itu, slab Neolith mempunyai bidang dengan ukuran 320 cm x 150 cm,” jelas Raja.

Semua produk Neolith didesain dan diproduksi di Spanyol. Material bangunan tersebut hadir dengan 50 variasi warna bergaya alami hingga bernuansa industrial. Untuk jenis finsihingnya, Raja menyebutkan terdapat berbagai pilihan seperti, doff, silk, dan glosy polish.

Melalui variasi yang dimiliki, produk ini dapat diaplikasikan pada berbagai kebutuhan arsitektur maupun interior. Lebih lanjut ia berujar, kekuatan dari Neolith adalah tahan terhadap goresan dan abrasi, tahan berbagai noda cairan serta tahan terhadap paparan api.

“Dengan kelebihan tersebut, produk ini tak hanya dapat digunakan di lantai saja, akan tetapi juga bisa dipakai pada bagian dinding bangunan, kebutuhan pembuatan furnitur lainnya hingga meja dapur (counter top),” ujar Raja.

Untuk kepentingan dari pembangunan rumah atau gedung, mereka dapat memberikan kombinasi desain dan finishing. Di Indonesia, Neolith ditawarkan dengan kisaran harga Rp2 juta hingga Rp6 juta per meter persegi.

Raja mengatakan walaupun baru tiga tahun berada di pasar Indonesia, produk Neolith sudah digunakan oleh berbagai proyek, baik itu Business to Business (B2B) maupun Business to Customer (B2C). “Saat ini yang mendominasi adalah kalangan dari B2C. Banyak klien kami menggunakan produk Neolith untuk digunakan pada rumah mewahnya,” pungkas Raja.

About Pasha

Check Also

Anlene Bekerjasama dengan KemenKes, PEROSI, dan Komunitas Lansia untuk Mewujudkan Lansia Sehat, Aktif, dan Bahagia

Berdasarkan Laporan Statistik Penduduk Lanjut Usia, terdapat 26,82 juta lansia di Indonesia atau 9,92% dari …

Leave a Reply