hitcounter
Sunday , November 28 2021

Menyebarkan Budaya Kreatif dan Produktif di Media Sosial

Aktivitas online masyarakat semakin tinggi, kini ruang digital pun dimanfaatkan untuk penyebaran budaya Indonesia melalui unggahan konten-konten kreatif. Hal tersebut sangatlah relevan sebab platform digital sedang bertumbuh, dibarengi peran aktif masyarakat menyebarkan budaya kreatif yang positif di internet.

Chika Amalia, Public Figure Branding & Partnership mengatakan, ruang digital saat ini berkembang pesat. Berbagai platform media sosial terus memberikan sesuatu yang baru, bahkan belum selesai belajar kemudian muncul lagi fitur-fitur lain untuk dimanfaatkan.

“Kita tidak bisa stop itu karena bagian dari perkembangan zaman. Justru kita yang harus beradaptasi kalau nggak ketinggalan,” katanya saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat ,  pada Selasa (23/11/2021).

Berbagai platform ruang digital sedang populer sekarang, antara lain Instagram yang belum lama mengeluarkan reels dengan gambar bergerak. Selanjutnya ada TikTok yang kini bisa menampilkan durasi video lebih lama dari sebelumnya, serta YouTube yang durasinya panjang dengan kategori audiens lebih beragam.

“Berbagai platform tersebut bisa dijadikan sarana penyebaran budaya dengan cara yang kreatif karena penggunanya bisa memanfaatkan fitur-fitur menarik sehingga akan menghasilkan konten lebih hidup dan menarik,” katanya lagi.

Adapun mengenai konten kreatif sebagai sarana penyebaran budaya Indonesia yang positif isi pesannya dimunculkan dalam bentuk konten berbagi ilmu. Misalnya berupa cara mengedit foto, resep masakan kuliner Indonesia, termasuk tips DIY (Do It Yourself). Saking banyaknya, setiap orang bisa menyebarkan semangat sekaligus energi positif kepada pengguna lainnya. Bahkan untuk lebih kreatif lagi seorang content creator bisa membuat konten kolaborasi, seperti menyanyikan lagu nasional dengan aransemen yang kekinian untuk menarik para milenial.

Sekarang ini karena tingkat kreativitas makin bagus dengan berbagai fitur-fitur di platform digital akhirnya berbagai konten bisa disajikan dengan menyenangkan dan tak membosankan. Sebabnya konten terkait penyebaran budaya pun dapat dibuat semenarik mungkin sehingga pesan komunikasi dapat tersampaikan.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Nikita Dompas, seorang Producer & Music Director, Andry Hamida, Digital Strategist Hello Monday Morning, Asep H. Nugroho, Dosen Fakultas Teknik UNIS, dan Randi Rinaldi, seorang Enterprenur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Merawat Kebudayaan Negeri Sendiri di Tengah Serangan Globalisasi

Pertemuan ragam budaya lain di ruang digital terjadi karena jejaring internet. Aktivitas online semakin tinggi …

Leave a Reply