hitcounter
Saturday , June 19 2021

Menparekraf, Sandiaga Uno Sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia di Desa Cibuntu

Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 merupakan salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang digalakkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Dengan mengusung tema ‘Indonesia Bangkit’, program ini diharapkan mampu mewujudkan visi ‘Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat’. Adapun rangkaian kegiatan sosialisi ADWI 2021 akan dimulai pada tanggal 22 Mei – 25 Juni 2021.

Pada 31 Mei 2021 lalu, Kemenparekraf melancarkan kegiatan sosialisi ADWI 2021 berlokasi di Desa Cibuntu, Pasawahan. Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kesempatan ini dimanfaatkan sebagai acara yang menggabungkan kekuatan sosial media dan media mainstream untuk menyebarkan informasi berharga terkait potensi desa wisata.

Menparekraf saat melakukan kunjungan ke Desa Wisata Cibuntu, pada hari Senin (31/5) menjelaskan keberadaan wisata dapat menjadi simbol kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. Lantaran desa wisata mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung.

“Untuk itu, kami harapkan masyarakat bisa mendukung dan berpartisipasi pada Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional khususnya di bidang kepariwisataan dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Desa wisata Cibuntu yang berjarak 17 kilometer dari Kota Kuningan, Jawa Barat ini terletak di kaki gunung Ciremai yang menyajikan pesona alam hamparan hijau persawahan dan hutan bambu serta daya tarik alam lainnya. Potensi desa wisata yang diresmikan pada 2012 itu dikenal dengan keindahan alamnya, mulai dari Air Terjun Gongseng hingga camping ground yang dilengkapi dengan fasilitas toilet bersih yang ramah bagi wisatawan.

Bagi yang menyukai sejarah, Desa Wisata Cibuntu juga terkenal dengan situs Saurip Kidul, Bujal Dayeuh dan Hulu Dayeuh yang di dalamnya terdapat peninggalan berupa arca pada masa Kerajaan Hindu-Budha.

Uniknya lagi, tampak dari kejauhan deretan rumah yang beratap genteng mirip sekali dengan permukiman warga, namun ternyata di sana adalah kandang domba, ternak warga yang dulunya berada di dekat rumah mereka, dipindahkan lantaran terdapat aturan dari pemerintah, masyarakat pun sepakat untuk memindahkan ternaknya ke sana. Alhasil saat ini menjadi daya tarik wisatawan yang datang ke Desa Wisata Cibuntu dengan nama Kampung Domba.

Tak hanya itu, pada tahun 2016, Desa Wisata Cibuntu meraih penghargaan sebagai salah satu dari 5 Desa Terbaik dalam bidang homestay di tingkat ASEAN, sehingga sampai saat ini masyarakat desa berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan penyediaan akomodasi yang tetap menerapkan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment sustainability).

Bupati Kuningan, Acep Purnama mengatakan Desa Wisata yang berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai Desa Wisata yang menerapkan konsep Community Based Tourism (CBT) ke-2 di Indonesia itu merupakan salah satu dari 25 desa wisata yang ditargetkan Pemerintah Daerah Kuningan untuk dikembangkan.

“Kami memiliki target mengembangkan 25 desa wisata. Tapi saat ini sudah melebihi target menjadi 47 desa wisata. Sesuai dengan visi Jawa Barat juara dan bermuara kepada Indonesia maju,” jelasnya.

Acep juga menceritakan, kondisi desa dahulunya adalah tempat eksplorasi atau galian. Lantaran masyarakat sadar dan didukung oleh berbagai pihak maka Desa Wisata Cibuntu bisa menjadi seperti saat ini. “Walaupun dulu tempat ini menjadi tempat eksplorasi atau galian, tetapi Allah masih memberi keberkahan. Alhamdulillah ditunjang dengan fasilitas yang memadai, ditambah tahun ini akan ada pembangunan fasilitas lainnya, seperti aula, joglo, mushola, dan fasilitas sarana dan prasarana lainnya,” terang Acep.

ADWI 2021 merupakan sebuah ajang pemberian penghargaan kepada desa-desa wisata di seluruh Indonesia yang memiliki prestasi dengan 7 kategori penilaian yaitu: Kategori Homestay, Toilet, Souvenir, Desa Digital, CHSE, Konten Kreatif dan Daya Tarik Wisata. Pendaftaran ADWI 2021 sendiri telah dibuka dan akan berlangsung hingga 26 Juni 2021 mendatang, melalui website www.jadesta.com/adwi2021.

About Pasha

Check Also

Kesiapan Destinasi dan Infrastruktur Jadi Tolok Ukur Kebangkitan Parekraf

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan kesiapan …

Leave a Reply