hitcounter
Friday , September 17 2021

Membuat Event Digital, Mudah dan Murah

Kondisi dan situasi membuat masyarakat semakin akrab dengan dunia digital. Segala bidang dalam hidup bertransformasi ke ranah online bahkan bisa memutus pekerjaan offline.

Hal ini dialami Zacky Badrudin Founder Visquare Digital Event Platform, ketika 2014 silam beralih dari bisnis properti ke penyelenggara event olahraga. Bisnis kecil yang didirikannya pun berkembang pesat namun kemudian tutup ketika pandemi.

“Memutart bisnis yang biasa menjadi bisnis digital. Itu saya lakukan sejak 2020 hingga kini. Tranformasi menjalar ke dunia bisnis dan itu memang harus dilakukan untuk bisa bertahan,” ujar Zacky saat berbicara dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (8/9/2021) siang.

Zacky pun berbagi tips bagaimana mengadakan event online. Mengapa ini sangat disarankan karena beberapa alasan, di antaranya:

  1. Bisa diakses di manapun kapanpun. Pengadaan lebih murah dari event biasa. EO bisa mengurangi anggaran logistik, transportasi, dan lainnya, penonton pun tidak lagi mengeluarkan biaya transport).
  2. Bisa membuat ide semenarik mungkin, imajinasi sangat luas.
  3. Banyak revenue yang bisa digali, mulai dari sponsor, tiket, merchandise, tenant, dan pendapatan lainnya.

Ada banyak jenis event virtual yang bisa diselenggarakan. Seperti seminar online, jalan-jalan online, pameran online, bazaar online, gala dinner, pameran properti, konser online, dan product launching.

“Yang penting adalah ide kreatif kita. Berbagai ide bisa dituangkan dengan mudahnya,” jelas Zacky.

Berikut tips sukses membuat event online dari Zacky:

  1. Selalu membuat perencanaan dan konsep yang detail. Karena ini berbeda dengan event offline, ini sangat dibutuhkan karena kita harus mengenal target audience. Berbeda ketika event diadakan di satu tempat umum yang memungkinkan orang berhenti dan menyaksikan event kita.
  2. Pilih teknologi dan aplikasi yang tepat. Misalkan webinar gunakan Zoom bukannya WhatsApp karena bisa banyak ganguan. Gunakan yang aplikasi yang mudah diakses.

“Explore everything digital. Selalu mencari peluang usaha, jangan takut mencoba hal baru dan selalu belajar di era digital karena selalu saya bilang teknologi selalu ada yang baru setiap saat, kita harus selalu adaptasi dan belajar,” jelasnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (7/9/2021) siang, juga menghadirkan pembicara Ugan Nugraha (RTIK Jawa Barat), Taufik Aulia Rahmat (Penulis, Content Creator & Digital Product Manager), Santai Dewi (Owner @limbackstore & @grosirkaostanahabang), dan Rio Silaen sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Bersatu Menjaga Dunia Digital Tetap Aman

Ruang digital sebagai tempat tinggal baru masyarakat zaman sekarang. Dunia yang tanpa batas sekalipun teritori …

Leave a Reply