hitcounter
Wednesday , October 20 2021

Memanfaatkan Kolaborasi Positif di Internet, Sebagai Content Creator Maupun Warga Digital

Internet memungkinkan setiap orang untuk meningkatkan kecerdasannya dengan membawa kolaborasi di dunia nyata ke dalam ruang maya. Internet akhirnya menjadi alat manusia untuk dapat bekerja sama dengan lebih massif lagi. Cara lewat menyebarkan ide-ide positif dan peradaban di internet harus tetap dengan etika dengan yang kondusif bagi kehidupan umat manusia ke depan.

Danan Dna, seorang Creativepreneur dan CEO Swell Extended Fam mengatakan budaya bekerja sama adalah nilai kecerdasan manusia yang diterapkan di dunia nyata. Kini, menjadi tantangan besar bagi semua untuk menerapkan kolaborasi manusia di dunia maya.

“Kecerdasan yang dulu bersifat individual kini telah berubah menjadi kecerdasan yang bersifat kolaboratif untuk menghadirkan solusi bagi permasalahan dunia yang semakin menemui tantangan,” ujarnya saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, pada Kamis (7/10/2021)

Dia mencontohkan usaha manusia dalam memerangi virus Corona di mana kecerdasan yang dipakai saat ini sudah kolektif, bukan individual lagi. Masalah terkini pun bisa dipecahkan dengan keberadaan internet yang bisa menciptakan kolektivitas dalam mengatasi problematika.

Dia menambahkan, setiap individu akhirnya memiliki perannya di ranah digital. Sebagai audience setiap orang memiliki andil untuk memiliki pilihan menyebarkan hal positif dalam setiap status dan komentar di media sosial. Seperti dengan mendukung pernyataan-pernyataan positif dan menentang dengan bijak hal negatif.

Sementara itu para content creator sebagai profesi baru di era digital, mewakili brand dan kelompok merupakan salah satu bagian dari kolaborasi. Misalnya membuat sebuah konten untuk hal-hal positif, membuat pengetahuan tentang produk mudah disampaikan di dunia maya, sehingga audiens maupun content creator berkewajiban untuk menyampaikan nilai positif dengan etika.

“Etika adalah sebuah prinsip bagaimana kita memikirkan kondisi manusia ke depannya. Kolaborasi dan etika adalah dua pegangan penting untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik,” sebutnya lagi.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Klemes Rahardja, Founder The Enterpreneur Society, Elfira Fitri, Manager External Student Affairs Universitas Multimedia Nusantara, dan Nandya Satyaguna, seorang Medical Doctor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Melihat Peluang Berjualan di Marketplace

Geliat UMKM di Indonesia dengan datangnya pandemi Covid-19 untuk masuk ke marketplace meningkat. Sebanyak 15,3juta …

Leave a Reply