hitcounter
Wednesday , July 24 2024

Memahami Produktivitas dan Kreativitas Digital

Jumlah pengguna internet berbanding lurus dengan banyaknya informasi yang beredar di internet. Dengan informasi sangat banyak, kita harus bijak menghabisakn waktu kita dalam bermain gadget dengan maksimal lewat hal-hal bermanfaat.

Kita harus menyadari apakah waktu digunakan dengan produktif saat mengakses internet atau sebaliknya. Perlu diingat bahwa produktif bukan berarti sibuk dan sibuk belum tentu kita melakukan kegiatan produktif.

“Saat produktif kita berpikir dulu lalu bertindak, fokus terhadap tujuan besar dan jelas, bisa memprioritaskan pekerjaan dengan baik, dan seimbang antara waktu bekerja dan beristirahat,” tutur Intan Maharani, COO Positivibe dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (24/11/2021).

Produktivitas erat kaitannya dengan kemampuan otak kita untuk fokus. Intan mengatakan, otak manusia hanya bisa fokus dan bekerja maksimal selama 10-20 menit untuk suatu hal. Jadi, lebih dari itu kita perlu berinstirahat seperti minum sehingga kita bisa maksimal dalam menyelesaikan pekerjaan. Apabila kita mambu beraktivitas dengan produktif, hal ini dapat meningkatkan kualitas berpikir bahkan menambah kreativitas diri sehingga kita bisa menciptakan suatu ide, gagasan, atau karya.

Bentik-bentuk kreatif ini berpa ide, produk atau jasa. Ide merupakan hasil dari pemikiran kreatif dan menciptakan solusi dari sebuah permasalahan. Produk dan jasa ialah hasil dari kreativitas yang bisa digunakan masyarakat. Ciri orang yang kreatif memiliki rasa penasaran yang tinggi, berpikiran terbuka, berani mengambil risiko, dan ambisius.

“Ketika kita sudah memahami kreativitas, kita harus menyampaikannya dengan cara yang beretika. Etika ini mengingatkan kita pada rekam jejak digital. Jadi masukkan hal yang baik-baik seperti karya,” tuturnya.

Intan mengimbau agar kita bisa menempatkan diri pada waktu dan situasi sesuai dengan etika di dunia digital. Kita harus bijak berinteraksi sebagai individu dan warga negara Indonesia yang baik.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (24/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Dee Rahma (Digital Marketing Strategist), Andry Hamida (Head of Creative Hello Monday Morning), Pipit Djatma (Fundraiser Consultand & Physchosocial Aktivist IBU Foundation), dan Vivian Wijaya (Key Opinion Leader).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Impresi Aero Aswar Pakai Galaxy Z Fold6: Experience Baru, Like Never Before!

Jakarta, Vakansi – Animo pengguna usai peluncuran Galaxy Z Fold6 | Z Flip6 terus mendapat …

Leave a Reply