hitcounter
Wednesday , May 23 2018
Home / Berita Hotel / Melia Hotels International Membuka Hotel Gran Melia Pertama Di Iran
Hotel gran melia
Gran Melia Ghoo Caspian Sea.

Melia Hotels International Membuka Hotel Gran Melia Pertama Di Iran

Melia Hotels International mengumumkan ekspansinya ke Iran dengan membuka hotel Gran Melia pertama mereka di Iran, yakni Hotel Gran Melia Ghoo. Hotel ini akan dibangun di Salman Shahr, sebuah destinasi wisata populer di Laut Kaspia.

Melia Hotels International mengambil langkah yang sangat penting untuk menjadi salah satu grup hotel internasional terkemuka di Iran, di mana negara ini berharap industri pariwisatanya akan tumbuh signifikan setelah adanya pencabutan sanksi pembatasan investasi asing sejak tahun 2006. Iran berharap untuk dikunjungi lebih dari 20 juta wisatawan internasional pada tahun 2025. Saat ini, Iran hanya dikunjungi 5 juta turis asing.

Hotel Gran Melia Ghoo merupakan bagian dari proyek “Ghoo, Middle East Diamond”, yakni sebuah pembangunan menakjubkan yang dibangun oleh pengusaha dan investor Iran Ahad Azimzadeh di Salman Shahr, Provinsi Mazandaran, yang merupakan tujuan bisnis dan wisata sepanjang tahun.

Selain hotel, resor ini juga akan memiliki dua menara apartemen, pusat olahraga, parkir, dan pusat perbelanjaan yang sudah terbuka untuk publik. Proyek “Ghoo, Middle East Diamond” berdiri di atas lahan seluas 180.000 meter persegi.

Hotel Gran Melia Ghoo akan menempati sebuah menara setinggi 130 meter, dengan 319 kamar deluxe dari berbagai tipe, termasuk Presidential Suite berukuran lebih dari 500 meter persegi. Hotel ini akan menyediakan semua layanan dan fasilitas mewah sebuah hotel bintang lima, seperti tujuh restoran dan bar, ruang meeting, ballroom seluas lebih dari 1.300 meter persegi, dua kolam renang, spa, serta beragam fasilitas hiburan dan belanja.

Gabriel Escarrer, Vice Chairman dan CEO Melia Hotels International, mengatakan, hotel ini akan menjadi tonggak penting brand Gran Melia. “Kami selalu menjadi pelopor dalam pengembangan pasar baru di industri perjalanan dan pariwisata sehingga ini adalah sebuah tantangan besar bagi kami untuk terlibat dalam sebuah proyek yang sangat penting bagi masa depan industri pariwisata di negeri ini, dalam sebuah momen bersejarah bagi hubungan internasional di kawasan ini.”

“Kami sangat percaya pada potensi pariwisata Iran dan kami juga sangat bangga telah mendapatkan kepercayaan dari mitra kami dalam pengelolaan hotel ini, yang menjadi gambaran lebih lanjut bahwa kami adalah pemain internasional yang penting untuk proyek-proyek hotel paling bergengsi di mana saja di dunia,” ujar Escarrer.

Mr. Ahad Azimzadeh, CEO Azimzadeh Carpet, investor utama dan pengembang dari proyek “Ghoo, Middle East Diamond”, mengatakan, “Ini adalah saat bersejarah bagi pariwisata Iran dan kami senang dapat menjadi bagian penting dari sejarah ini. Pariwisata mendorong pertumbuhan sosial dan ekonomi untuk masyarakat, juga untuk bangsa dan kebudayaan. Proyek ‘Ghoo, Middle East Diamond’ akan menandai titik balik pariwisata di Iran serta sektor hotel dan resor yang modern dan terdepan.”

Sebagai salah satu negara terbesar di Timur Tengah, Iran memiliki posisi strategis yang menghubungkan Rusia dan Turki ke dunia Arab, serta menjadi hub utama untuk transportasi antara Asia dan Eropa. Iran merupakan salah satu dari 20 negara yang memiliki perekonomian terbesar di dunia. Dengan adanya pencabutan sanksi ini, Iran membuka babak baru bagi investasi asing, di mana pemerintah Iran sudah menerapkan strategi untuk mempercepat pembangunan sektor-sektor penting, khususnya minyak dan gas, serta teknologi dan pariwisata. Menurut Dana Moneter Internasional, Produk Domestik Bruto (PDB) di Iran akan tumbuh hampir empat persen akibat perolehan langsung dari investasi asing yang akan diterima negara ini setelah pencabutan sanksi.

Pariwisata merupakan salah satu industri dengan prospek pertumbuhan yang paling menjanjikan. Dengan peningkatan jumlah wisatawan ke Iran, tentu akan membutuhkan pengembangan dari penambahan infrastruktur transportasi dan kapasitas hotel. Diperkirakan sedikitnya akan ada 150 hotel untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. Selain itu, pemerintah Iran baru-baru ini mengungkapkan niatnya untuk mengakuisisi hingga 160 jet Airbus untuk menambah armada Iran Air dan membangun lebih dari 500 kilometer jalur kereta api baru setiap tahun serta jalan raya baru.

Tingkat Hunian Hotel di Bekasi Meningkat

About admin

Check Also

cake

Ramadan a Month Full of Blessings di Millennium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Ramadan bulan penuh berkah, berbagai kegiatan bersama keluarga, rekan kerja serta orang terdekat dapat …

Leave a Reply