hitcounter
Thursday , October 21 2021

Melanie: Kita yang Tentukan Media Sosial itu Baik atau Buruk

Di zaman ini, media sosial menjadi platform yang banyak digunakan oleh masyarakat. Isi media sosial pun beragam, positif dan negatif. Namun, isi media sosial itu tergantung kepada penggunanya. Jika digunakan secara bijak, maka konten yang ada pada media sosial seseorang berisikan hal-hal yang positif dan mengundang kebaikan.

“Indonesia adalah tempat yang diizinkan Tuhan untuk dihuni oleh perbedaan. Perbedaan termasuk kekayaan di Indonesia. Begitu juga dengan media sosial. Orang yang bermain media sosial itu memiliki beragam latar belakang, tidak terbatas, dan semua berada di satu media sosial yang sama,” ucap Melanie Subono, Musisi dan Aktivis, dalam Webinar di Manggarai Barat, NTTN Jumat (11/6/2021).

Menurut Melanie, kontrol mengenai apa yang kita lakukan itu berada pada diri kita sendiri. Pada dasarnya, media sosial tidak membawa dampak buruk, karena media sosial berada atas kontrol penggunanya.

Dalam media sosial, ada beberapa pihak yang saling menjelekkan atau menyebarkan komentar dan postingan negatif.

“Kita sebagai pengguna, bijakkah kita dengan postingan yang kita taruh. Bijakkah kita menyikapi komentar yang masuk? Bijakkah kita dengan komentar di postingan orang lain?” tanya Melanie dalam Webinar di Manggarai Barat, NTTN Jumat (11/6/2021).

Melanie menuturkan, apabila kita bisa menggunakan media sosial dengan bijak, kita bisa melakukan apapun yang tidak terpikirkan di zaman dahulu, seperti melihat keindahan dunia luar yang belum bisa dikunjungi.

Pengalaman Melanie sendiri, dengan menggunakan media sosial secara bijak dirinya sudah berhasil menggerakan “Rumah Harapan” dan menyekolahkan, mengobati, dan membantu ratisan anak lain. Menurutnya, tanpa media sosial, dampaknya tidak akan sebesar itu.

“Setiap postingan di media sosial, seluruhnya kita yang menentukan. Apakah akan menjadikan ini sebagai postingan kebaikan atau sebaliknya,”

Lanjut Melanie, keputusan seseorang saat ingin berada di sisi mana dia dalam memainkan media sosial (positif atau negatif) merupakan keputusan individu. Namun, ketika seseorang sudah memutuskan untuk menggunakan internet dan media sosial. Seharusnya, orang tersebut siap menghadapi perbedaan yang ada di dalamnya. Maka dari itu, jangan membenci perbedaan karena setiap orang pun pasti tidak ingin dibenci.

Setiap individu pengguna media sosial berhak memilih pengaruh apa yang ingin disebarkan, dalam artian berdampak baik atau buruk. Karena itu, sebelum menjadi digital, seseorang tidak boleh malas untuk melakukan literasi.

Program Webinar Gerakan Nasional Literasi Indonesia di Kabupaten Manggarai Barat, NTT menghadirkan pembicara Melanie Subono (Musisi dan Aktivis), Richy Hendra (Senior Security Engineer Maxplus), Sumardi (Kepala Desa), Ivan Nestorman (Pemusik Neotradisi Indonesia), dan Fiaca. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan menguasai teknologi dan juga kemampuan menggunakan media dengan penuh tanggung jawab pada masyarakat Indonesia di era Digitalisasi.

About Pasha

Check Also

Media Pembelajaran Moodle, Alternatif Pembelajaran Jarak Jauh

Saat pembelajaran jarak jauh dilakukan harus ada inovasi bagaimana cara para pendidik dapat memberikan materi …

Leave a Reply