hitcounter
Sunday , November 28 2021

Manfaatkan Fitur Keamanan untuk Melindungi Kebocoran Data Pribadi

Gangguan spam dan keamanan siber di Indonesia termasuk tinggi. Sumber dari pkpberdikari di tahun 2019 terdapat 1.504 kasus penipuan e-commerce dan perbankan digital. Sebanyak 1.404 kasus merupakan kasus penipuan online dan 103 kasus peretasan email. Ada pula 8.389 pengaduan iklan via email tanpa persetujuan dan 5.000 aduan lebih penyalahgunaan data pribadi ke LBH.

Martha Mariskha Digital Banking Legal Counsel DBS Indonesia mengatakan, laporan masyarakat sepanjang setahun di akhir Setember 2020 melalui portal Patrolisiber mencapai 8.542 total aduan, dengan total kerugian Rp77,65 milyar. Hal tersebut merupakan buntut dari aktivitas online semakin tinggi selama masa pandemi, sehingga jumlah kasus pun meningkat,

Menurutnya ada beberapa cara melindungi data pribadi yaitu selalu berhari-hati saat memberikan data pribadi, dengan memastikan pihak yang menerima data bisa dipercaya. Hindari klik situs dan link yang mencurigakan, serta tidak mengupload data sensitif di media sosial.

“Jangan lupa atur fitur-fitur keamanan seperti penggunaan password yang aman dan sulit ditebak dan jangan menggunakan satu password untuk semua akun,” katanya saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Bogor, Jawa Barat I,  pada Rabu (27/10/2021).

Selain itu, gunakan Identifikasi Dua Faktor, yang disediakan oleh berbagai platform. Biasakan mengundu aplikasi di situs resmi yang terpercaya. Pengguna juga perlu rutin melakukan update sistem atau aplikasi.

Jangan bagikan kode OTP, serta log out setelah mengakses situs atau aplikasi terutama jika menggunakan internet publik. Bila terjadi kebocoran data tau akun di internet segera lapor ke pihak terkait atau patroli siber.

Webinar Literasi Digital di Kota Bogor, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Rizky Aliyya, Instruktur Edukasi4ID, Sugiarti, Instruktur VCT Jawa Barat, Herman Lasrin, Kepala Sekolah SMA Kosgoro Kota Bogor, dan Ryan Samuel, seorang Dokter Muda dan Pehobi Fotografi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Merawat Kebudayaan Negeri Sendiri di Tengah Serangan Globalisasi

Pertemuan ragam budaya lain di ruang digital terjadi karena jejaring internet. Aktivitas online semakin tinggi …

Leave a Reply