hitcounter
Friday , July 12 2024

Langkawi Dibuka Untuk Turis Internasional, Wisatawan Indonesia Tidak Perlu Karantina

Langkawi Internatioanal Travel Bubble telah dimulai pada 15 November 2021. Menanggapi banyaknya pertanyaan dari rekan-rekan travel agent Indonesia mengenai program Langkawi Travel Bubble, Tourism Malaysia Jakarta mengadakan sesi briefing secara virtual bertajuk “𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗦𝘁𝗮𝗻𝗱𝗮𝗿𝗱 𝗢𝗽𝗲𝗿𝗮𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗣𝗿𝗼𝗰𝗲𝗱𝘂𝗿𝗲 (𝗦𝗢𝗣) 𝗟𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝘄𝗶 𝗧𝗿𝗮𝘃𝗲𝗹 𝗕𝘂𝗯𝗯𝗹𝗲” pada hari ini, Selasa 23 November 2021.

Deputy Director Tourism Malaysia Jakarta, Haryanty Abu Bakar, menjelaskan proyek percontohan ini menargetkan individu yang divaksinasi penuh dan berpenghasilan tinggi, sementara anak-anak di bawah usia 18 tahun harus didampingi oleh orang tua atau wali mereka.

“Salah satu SOP yang perlu diingat adalah semua wisatawan internasional yang mau mengunjungi Langkawi harus memberi paket perjalanan melalui agen perjalanan. Selain itu, turis tidak akan dikarantina, akan tetapi masa tinggal mereka harus minima tiga hari,” imbuh Haryanty, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima vakansi.

Secara terperinci Haryanty menjelaskan berbagai dokumen yang perlu dipersiapkan oleh calon wisatawan yang hendak berkunjung ke Langkawi, diantaranya yaitu sertifikat vaksin lengkap, passport, printed round trip ticket, itinerary paket wisata selama di Langkawi dan bukti pembelian asuransi perjalanan yang menanggung perawatan Covid-19 (dengan nilai pertanggungan sehingga USD 80,000).

Bagi program Langkawi International Travel Bubble, Pemerintah Malaysia hanya mengeluarkan larangan kemasukan bagi warga negara dari 15 negara berisiko tinggi, diantaranya adalah Rusia, Polandia, Ukraina, Ceko, Rumania, Georgia, Bulgaria, Slovakia, Guernsey, Trinidad dan Tobago, Martinique, Guyana, Saint Martin, Saint Kits dan Nevis, Libya.

Berikut adalah syarat dan flow process / tata cara kemasukan wisatawan ke Langkawi melalui program Langkawi International Travel Bubble:

  1. Pra-kedatangan;

–           hanya wisatawan yang divaksinasi penuh (Pfizer, AstraZeneca, Sinovac, CanSino, Johnson & Johnson, Sinopharm, Moderna, Sputnik; anak-anak di bawah usia 18 tahun dapat bepergian dengan orang tua/wali mereka yang divaksinasi

–           Hasil negatif RT-PCR / Rapid Molecular Test Covid-19; dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan

–           wajib memesan paket perjalanan melalui agen perjalanan (berlisensi Ministry of Tourism, Arts & Culture Malaysia – MOTAC)

–           minimal tiga hari tinggal di Langkawi

–           free independent traveller (FIT) tidak diperbolehkan. pemandu wisata adalah wajib

–           perjalanan mandiri di dalam Malaysia hanya diperbolehkan pada hari ke 8 dan seterusnya (melalui laut atau udara)

–           polis asuransi senilai USD 80.000 (Covid-19 & perjalanan) selama tinggal di Malaysia

–           mendownload aplikasi MySejahtera (tracking app)

–           masuk ke langkawi hanya melalui Bandara Internasional Kuala Lumpur 1 (KLIA 1) atau penerbangan langsung ke Langkawi

  1. Ketibaan di Malaysia

–           turis akan disambut oleh operator fasilitas tes skrining kesehatan swasta & akan diperiksa dokumen (surat keterangan vaksin, surat keterangan sehat dari kementerian kesehatan, bukti asuransi perjalanan Covid-19, aplikasi MySejahtera)

–           wisatawan akan menjalani Rapid Molecular Test (RMT). Pemesanan pembayaran untuk tes harus disertakan dalam paket wisata, apabila hasilnya Positif; penyelenggara fasilitas swasta bertanggung jawab untuk mengatur pemindahan wisatawan ke lokasi karantina atau rumah sakit swasta;

–           Apabila Negatif. melanjutkan ke aula imigrasi untuk memverifikasi dokumen (paspor, tiket pulang pergi yang dicetak, paket perjalanan yang dicetak dan visa (jika diperlukan)

–           melanjutkan ke loket penerbangan lanjutan Langkawi untuk check in dan melanjutkan penerbangan

–           setibanya di Pulau Langkawi, wisatawan dapat memulai tur.

  1. Pra-kepulangan (kembali ke negara asal atau melanjutkan perjalanan dalam Malaysia)

–           Untuk tujuan kembali ke negara asal (masa tinggal 3-7 hari); turis harus menjalani RT-PCR/Rapid Molecular Test dalam waktu 72 jam sebelum keluar dari Malaysia.

–           Untuk melanjutkan perjalanan didalam Malaysia (minimum stay di Langkawi wajib 7 hari); wisatawan harus menjalani RT-PCR/Rapid Molecular Test pada hari ketujuh dan bebas berwisata tanpa perlu mengikuti paket perjalanan / free independent traveller.

About Pasha

Check Also

Menginspirasi Lewat Tulis, Universitas Terbuka Selenggarakan Lomba Esai 2024

Jakarta, Vakansi — Universitas Terbuka kembali menyelenggarakan Lomba Esai 2024 untuk seluruh siswa dan siswi …

Leave a Reply