hitcounter
Tuesday , July 16 2024

Kreatif dan Positif untuk Bertahan di Era Digital

Budaya merupakan cara hidup yang terus berkembang oleh sekelompok orang dan diturunkan ke generasi berikutnya. Budaya secara nyata juga meliputi kebiasaan hidup yang diwariskan secara turun-menurun.

Andry Hamida, Head of Visual Brand Hello Monday Morning mengatakan pengertian budaya sebenarnya lebih luas lagi meliputi gaya hidup maupun kebiasaan. Seperti halnya saat ini masyarakat modern menggunakan gawai untuk keseharian hidup.

“Budaya kreatif dan produktif di era sekarang perlu menjadi gagasan yang dibangun setiap orang. Sebab jangan sampai aktivitas berinternet ternyata tidak memberikan manfaat apapun,” katanyasaat webinar Literasi Digital wilayah  Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis  (14/10/2021).

Terlebih dengan pertumbuhan pengguna internet selama pandemi yang mencapai 15,5% atau ada penambahan 27 juta pengguna baru. Sekarang total pengguna internet sudah 202,6 juta. Potensi internet dan perkembangan dunia digital diramalkanakansemakinmajusehinggasetiapindividupperlumemanfaatkannyasebagairuangkreatifdanproduktif.

“Hebatnya perkembangan dunia digital ini jika tidak mengikuti kita pasti akan ketinggalan,” sebutnya lagi.

Namun dia mengatakan,siapa saja yang kreatif dan produktif di dunia digital akan mendapatkan peluang tanpa batas. Bahkan menurutnya Indonesia bias menjadi maju dengan budaya kreatif dan produktif. Budaya tersebut dapat tercipta melalui proses belajar dari lingkungan dan karena pengaruh pola pikir yang kemudian melekat pada manusia. Dia mencontohkan budaya produktif di era internet ini seperti kebiasaan membagikan unggahan positif dan bermanfaat bagi lingkungan di media social pribadi.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula narasumber lainnya yaitu Indra Brasco, seorang Dadpreneur, Iman Darmawan, Fasilitator Public Speaking, Pipit Djatma, Fundraiser Consultant & Psychosocial activist IBU Foundation, serta Made Nandhika, Abang None Jakarta 2019.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Philips LED Downlight Hadirkan Pencahayaan Hunian yang Terang, Nyaman dan Estetik

Jakarta, Vakansi – Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin dunia di bidang pencahayaan untuk profesional dan konsumen, …

Leave a Reply