hitcounter
Friday , June 21 2024

KOWANI Fair 2018, Memajukan Pariwisata Melalui UMKM

Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) kembali akan menggelar pameran KOWANI Fair 2018 yang berlangsung di Gedung SME TOWER Jakarta pada 24-27 Mei 2018. Penyelenggaraan KOWANI Fair 2018 mengangkat tema ‘Optimalisasi Kemandirian Perempuan Pengusaha untuk Ketahanan Ekonomi Keluarga’.

Kegiatan kali ini merupakan rangkaian KOWANI selaku tuan rumah GA ICW (General AssemblyInternational Council of Women) ke-35 dan Rembuk Nasional dalam rangka HUT KOWANI ke-90 yang akan diselenggarakan di Yogyakarta pada September 2018 mendatang.

Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo, mengatakan, KOWANI Fair 2018 menjadi wujud komitmen KOWANI untuk memperkenalkan dan mempromosikan serta memajukan pariwisata Indonesia melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata, sedangkan kegiatan GA-ICW ke-35 akan membawa dampak positif bagi perkembangan pariwisata di Indonesia dan khususnya di Kawasan Borobudur dan sekitarnya.

“Kowani mengundang para duta besar pada acara pembukaan yang rencana akan dibuka oleh Menteri PP-PA dengankeynote speech Menteri Perindustrian,” kata Giwo Rubianto Wiyogo, dalam rilis yang vakansi terima.

Giwo menjelaskan, KOWANI sebagai federasi dari 91 organisasi wanita tingkat pusat yang merupakan payung organisasi wanita di Indonesia mempunyai tugas di antaranya memfasilitasi, mendukung dan memberi penguatan kepentingan untuk organisasi anggota dan salah satu kontribusi nyata KOWANI adalah selama 17 tahun terakhir telah menggelar KOWANI Fair dalam rangka mempromosikan industri kreatif serta menciptakan jalur komunikasi antara produsen, penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya pameran KOWANI Fair 2018 akan menjembatani serta memfasilitasi wanita pengusaha untuk mempromosikan hasil produknya, sekaligus sebagai sarana dalam mencari pasar-pasar baru bagi produknya,” kata Giwo.

Giwo mengungkapkan, pada KOWANI Fair 2018, sengaja mengangkat tema kemandirian perempuan pengusaha untuk ketahanan ekonomi keluarga karena hal ini sesuai dengan salah satu Program Umum Kowani bidang Ekonomi dan Koperasi yaitu meningkatkan pemberdayaan wanita di bidang ekonomi sebagai pelaku usaha dengan memperkuat jejaring usaha secara regional maupun global.

Menurut Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II, Sumarni, pemerintah memberi apresiasi penyelenggaraan KOWANI Fair 2018 di Gedung SME TOWER Jakarta pada 24-27 Mei 2018 dalam rangkaian kegiatan Kowani sebagai tuan rumah GA ICW ke-35 dan Rembuk Nasional dalam rangka HUT Kowani ke-90 yang akan diselenggarakan di Yogyakarta pada September 2018 mendatang.

“Pameran KOWANI Fair 2018 mempunyai dampak langsung terhadap pariwisata Jakarta sebagai destinasi wisata MICE (Meeting, Incentive, Convetion, and Exhibiton/Event). Sebagai kota MICE, Jakarta harus banyak terselenggara pameran di antanya pameran KOWANI Fair sebagai ajang mempertemukan memperkenalkan dan mempromosikan serta memajukan pariwisata Indonesia melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata. di mana pameran ini sangat tepat momentumnya diselenggarakan di bulan Ramadhan karena masyarakat sedang membutuhkan berbagai keperluan menjelang liburan Idhul Fitri 2018,” kata Sumarni.

Penyelenggaraan pameran ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KOWANI sebagai tuan rumah GA ICW ke-35 dan Rembuk Nasional dalam rangka HUT Kowani ke-90 yang akan diselenggarakan di Yogyakarta pada September 2018 mendatang akan membawa dampak langsung terhadap kunjungan wisatawan ke Yogyakarta atau Joglosemar (Yogkarta, Solo, dan Semarang) sebagai satu di antara 10 destinasi branding.

“Event GA ICW ke-35 Rembuk Nasional HUT KOWANI ke-90 akan membawa dampak langsung terhadap pariwisata yang tahun ini mentargekan 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) 270 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air,” kata Sumarni.

Ketua Panitia Ony Jafar Hafsah menjelaskan, Kowani Fair 2018 memamerkan produk unggulan dari seluruh Indonesia sehingga dapat mengundang pengunjung baik wisnus maupun wisman dengan target setiap hari 1.200 pengunjung.

“UMKM di sektor pariwisata memilik potensi sangat besar untuk mendorong perekonomian Indonesia. Pariwisata merupakan sektor unggulan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah saat ini,” katanya.

About Pasha

Check Also

Naik 10 Persen, Puncak Arus Berangkat Libur Idul Adha

​​​​​​​Jakarta, Vakansi – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) siap melayani pergerakan masyarakat dengan moda transportasi kapal penyeberangan selama …

Leave a Reply