hitcounter
Saturday , July 20 2024

Kompetensi Dasar Cakap Digital dengan Mengetahui Keamanan Berinternet

Digital era merupakan kondisi aktivitas masyarakat dalam kehidupan yang telah dipermudah dengan adanya teknologi. Namun teknologi tersebut ternyata memiliki ancaman tersendiri, mulai dari penipuan, hoaks hingga upaya pencurian data yang digunakan untuk mengambil keuntungan dan menimbulkan kerugian.

“Untuk menghindari scam (penipuan) kita jaga data rahasia pribadi kita, jaga PIN, kode autentifikasi kita, password jangan diberi begitu aja, dan kita harus proteksi juga perangkat digital kita,” ujar Asyraf Ilmansyah, Data Scientist & Analyst BRI saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat I, pada Selasa (16/11/2021).

Di era yang serba digital ini setiap orang akhirnya harus bisa mengelola identitas digital agar tidak bocor dengan mengasah kemampuan kompetensi media digital. Keamanan yang harus dipahami seperti membuka situs yang resmi, tidak memakai wifi public, menyeleksi apa yang diunggah, verifikasi apa yang diunggah, berhati-hati membagikan informasi, hingga memerhatikan akses URL dari situs yang dikunjungi.

Bukan hanya itu, sebagai bagian dari masyarakat yang sudah melek digital bahkan pengguna harus memahami bagaimana cara menghindari penipuan digital. Seperti tidak mudah percaya dan selalu mengecek informasi terlebih dulu, teliti dengan iklan di website, jangan tertipu akun palsu, serta menjaga kerahasiaan data pribadi seperti nama lengkap, tanggal lahir, KTP, SIM, hingga kode OTP.

Webinar Literasi Digital di Kota Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Webinar kali ini juga mengundang nara sumber seperti Uba Sobari, Wakasek SMAN 15 Bekasi, Goretti Meiliani, Project & Planning Section Head Binus Group, Ermayani Astuti, Kepala Sekolah SMAN 15 Bekasi, dan Riri Damayanti, seorang Digital Creator.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Asia Tenggara Tunjukkan Kesadaran Keamanan Email Lebih Tinggi Dibanding Kawasan Berkembang Lainnya

Jakarta, Vakansi – Zoho, sebuah perusahaan teknologi global, menginformasikan bahwa wilayah Asia Tenggara memiliki skor …

Leave a Reply