hitcounter
Monday , May 17 2021

Kolaborasi IDeA Indonesia dan Archipelago International Ciptakan Talent Hospitality Global Berbasis Digital

IDeA Indonesia Akademi (IDeA Indonesia), mengumumkan kerjasamanya dengan Archipelago International. Kerjasama ini dilakukan dalam rangka mengembangkan hybrid learningdan distance internship,untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) perhotelan yang tepat guna, siap kerja dan memahami realita dunia kerja berbasis digital.

Pembangunan manusia yang merupakan salah satu pilar utama dalam Visi Indonesia 2045, tidak bisa dipisahkan dari peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi memiliki potensi besar dalam membekali SDM bangsa ini menghadapi megatrenddunia yang bervariasi dan terus berubah. Vokasi sebagai pendidikan yang menitikberatkan pada penguasaan keahlian atau keterampilan tertentu, menjadi pemegang peran kunci dalam membekali anak bangsa untuk bersaing secara global di masa depan.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., menyampaikan,sat ini lembaga pendidikan vokasi harus terus beradaptasi dalam menyelenggarakan sistem pembelajaran. Perubahan kondisi dan struktur ekonomi yang terjadi juga harus dijawab dengan mengembangkan pola kerjasama kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

“Kemitraan yang dijalin harus meliputi banyak aspek, berkonsep link and match (taut-suai) yang komprehensif untuk mewujudkan tenaga kerja yang ahli untuk menjawab kebutuhan pasar kerja global yang semakin kompetitif,” kata Wikan, dalam jumpa pers yang dilakukan secara virtual (29/4/2021).

Lanjut Wikan, sangat menyambut baik inisiatif kemitraan seperti kerjasama yang dilakukan antara IDeA Indonesia dan Archipelago International, sebagai bentuk semangat penyelarasan dan kemitraan antara lembaga pendidikan vokasi dengan DUDI, dalam menciptakan SDM unggulan berbasis digital agar dapat bersaing di level global, khususnya di bidang perhotelan.

Pendidikan vokasi diakui dapat menciptakan keunggulan kompetensi teknis atau hard skill, soft skillmaupun karakter. Tidak terkecuali, lulusan vokasi pariwisata dan perhotelan akan makin banyak dicari karena diyakini memiliki kecakapan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Direktur Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Wartanto, M.M, mengatakan, pihaknya terus mendorong terwujudnya pendidikan vokasi berstandar industri dengan ketersediaan teaching factory. “Dengan teaching factory, lembaga pendidikan vokasi otomatis dapat mengembangkan kurikulum dan strategi pembelajaran mengikuti perkembangan industri saat ini dan nanti,” ungkap Wartanto.

Menurut Direktur Utama IDeA Indonesia, Eko Desriyanto, SHI., MM., pelatihan hospitality yang terintegrasi dengan teaching factory menjadikan alumni IDeA Indonesia lebih adaptif, kolaboratif dan kompetitif menghadapi dunia kerja. “Kemitraan dan kerjasama dengan Archipelago International kali ini sebagai upaya IDeA Indonesia menciptakan SDM hospitality berdaya saing global berbasis teknologi digital,” paparnya.

About Pasha

Check Also

3 Kandungan Jitu Kembalikan Kelembaban Bibir Saat Berpuasa

Tak terasa, bulan Ramadan telah memasuki minggu terakhirnya di tahun ini. Setelah berpuasa selama tiga …

Leave a Reply