hitcounter
Monday , September 20 2021

Kiat Melawan Hoaks, Kenali Ciri-cirinya

Kata hoaks menurut KBBI memiliki makna sebagai berita bohong, tidak bersumber. Sementara menurut Silverman (2015) hoaks merupakan rangkaian informasi yang memang sengaja disesatkan, namun dijual sebagai kebenaran.

“Hoaks atau berita bohong pada dasarnya mudah meluas di masyarakat karena informasi hoaks umumnya bersifat sensasional hingga membuat penerimanya merasa perlu untuk menyebarkan informasi tersebut tanpa melakukan konfirmasi kebenaran,” kata Roky. R Tampubolon, seorang Praktisi Hukum saat menjadi nara sumber di Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I pada Sabtu (11/9/2021).

Dia mengatakan, faktor penting lainnya dan sering terjadi terkait hoaks karena informasi tersebut merupakan terusan dari orang terdekat atau orang yang dapat dipercaya sehingga para penerima informasi hoaks langsung berasumsi bahwa kabar tersebut benar.

Menurut suveri masyarakat telematika Indonesia (Mastel) tahun 2019, sebanyak 43,5% mengaku berita hoaks biasanya didapat dari orang yang dipercaya, sementara 29,3% mengira informasi tersebut bermanfaat dan 18,9% mengira bahwa informasinya benar, dan 3,7% responden mengaku ingin menjadi yang pertama memberitahu informasi, sisanya 4,6% mengaku hanya iseng saat menyebarkannya.

Roky mengatakan, masyarakat perlu mengetahui cara mengidentifikasi hoaks yakni dengan mengetahui ciri-cirinya, seperti berhati-hati dengan judul yang provokatif. Lalu cermati juga alamat situs sumber berita, periksa fakta dan keberimbangan sumber berita, cek juga keaslian foto dan video, dan ikuti grup diskusi anti hoaks.

“Sekarang sudah ada platform digital untuk cek kebenaran berita, seperti situs https://turnbackhoax.id, dan https://cekfakta.com,” ujarnya lagi.

Lebih jauh pria yang berprofesi sebagai pengacara ini juga mengatakan, di era pandemi Covid-19 yang semakin banyak beredarnya berita hoaks terkait isu kesehatan akhirnya Facebook memberikan tips untuk melawan hoaks Covid-19. Di antaranya masyarakat harus mengetahui keseluruhan cerita, mengambil sumber terpercaya agar aman dari hoaks, dan membiasakan diti membagikan fakta bukan rumor, dapatkan konteks lengkap dari sumber kredibel, dan lakukan koreksi publik dengan halus caranya sertakan tautan berisi informasi akurat, selanjutnya pikirkan dulu sebelum membagikan sebuah berita.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu DJ Arie, seorang Broadcast Trainer & Communication Coach, Reza Hidayat. CEO Oreima Films dan Said Hasibuan, Sekjen Relawan TIK Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Beda Generasi, Cara Mendidik Anak di Era Digital

Generasi Z dan Anak-anak yang lahir dan tumbuh di era ketika penggunaan internet dan teknologi …

Leave a Reply