hitcounter
Saturday , January 28 2023

Kemenparekraf Targetkan 1,4 Miliar Wisatawan Nusantara di 2023

Jakarta, Vakansi – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) optimistis untuk terus mendorong pergerakan wisatawan pasca-pandemi COVID-19. Teranyar, Kemenparekraf menargetkan pergerakan wisatawan nusantara mencapai 1,2 hingga 1,4 miliar di tahun 2023.

“Sejalan dengan arahan presiden untuk mewujudkan target tahun 2023 sebanyak 1,2 sampai 1,4 miliar pergerakan atau perjalanan wisatawan nusantara (wisnus),” kata Sandiaga, acara Rakornas Kemenparekraf dengan tema “Transformasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang Inklusif dan Berkelanjutan”, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (15/12).

Sandiaga mengatakan Pihaknya juga bakal memanfaatkan momentum Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. “Untuk wisnus pergerakan di libur Natal ini sangat penting, untuk menyiapkan kita mencapai target 1,4 miliar pergerakan wisnus,” terangnya.

Deputi Bidang Ekonomi, Kemen PPN/Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan di tahun 2023, pemerintah menargetkan devisa pariwisata sebesar 2,07 hingga 5,95 miliar dolar Amerika Serikat (AS). “Diharapkan jumlah wisnus 2023 mencapai target sebesar 1.200 sampai 1.400 juta (1,2 hingga 1,4 miliar), dengan jumlah wisman sebesar 5,5 -7,4 juta kunjungan,” katanya

Amalia juga mengharapkan, sektor ekonomi kreatif dapat tumbuh hingga Rp 1,2 triliun di 2023. “Ekspor ekraf diharapkan meningkat menjadi 26,46 miliar dolar Amerika Serikat, serta jumlah tenaga kerja yang bekerja di sektor ekraf bisa mencapai 22,59 juta orang,” paparnya.

Oleh karena itulah, untuk mendukung hal tersebut, pemerintah akan menekankan pariwisata yang berbasis dengan tiga pilar. “Untuk membangun parekraf 2023, saya ingin menetapkan kita berbasis pada tiga pilar, produktifitas, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkap Amalia.

Untuk itu, pada 2023 pemerintah akan mendorong pembangunan pariwisata yang seoptimal mungkin untuk merespons dinamika global. Salah satunya dengan menghadirkan wisata yang mengedepankan kesehatan dan pariwisata yang berkelanjutan, seperti konsep green recovery (mengedepankan rendah karbon) atau pun health and safety.

“Oleh sebab itu, arah kebijakan 2023 adalah bagaimana kita bisa memperluas pergerakan pariwisata berkelanjutan dan CHSE, percepatan pembangunan infrastruksur di 5 DSP, terutama untuk mengembangkan event-event yang lebih menarik dan terkait dengan MICE,” kata Amalia.

Amalia menyebut, untuk mencapai target-target ini membutuhkan kolaborasi yang intensif, mulai dari pusat hingga daerah, baik dari kementerian hingga seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder terkait.

“Pencapaian target-target ini tentunya membutuhkan kolaborasi yang intensif pusat dan daerah, kolaborasi antara kementerian dan juga lintas seluruh pemangku kepentingan yang memang bergerak di sektor parekraf,” pungkasnya..

About Pasha

Check Also

Optimis Pariwisata Indonesia Tumbuh, Obaja Tour & Travel Buka Cabang Terbaru di Lippo Mall Puri

Jakarta, Vakansi – Presiden Direktur PT Bet Obaja International Rudi Lie, yang mengelola Obaja Tour …

Leave a Reply