hitcounter
Friday , September 30 2022

KemenParekraf Laksanakan Temu Bisnis Perbankan Konvensional

Jakarta, Vakansi – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melaksanakan Temu Bisnis Perbankan Konvensional pada (15/09/2022), lalu di Cikarang Bekasi. Acara yang dilaksanakan secara luring ini, Kementerian Pariwsata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Direktorat Akses Pembiayaan Deputi Bidang Industri dan Investasi, mengadakan Temu Bisnis Perbankan Konvensional di Bekasi untuk mempertemukan perbankan dan pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam mendapatkan permodalan.

ā€œKegiatan tersebut dilaksanakan agar para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dapat mendapatkan informasi program KUR sekaligus dapat memanfaatkan program pembiayaan perbankan tersebut melalui temu bisnis perbankan konvensional untuk dapat kembali bangkit berproduksi dan tumbuh,ā€ ungkap Anggra Hayun, Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf.

Ia juga menjelaskan, kegiatan Temu Bisnis Perbankan Konvensional di Kabupaten Bekasi akan berlangsung selama satu (satu) hari dimulai dari pagi hingga selesai secara fullday. Kegiatan akan diawali dengan acara pembukaan/seremonial kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Sesi Panel Paparan Pengantar Kebijakan KUR dan Sosialisasi KUR Sektor Parekraf.

ā€œSelanjutnya akan diadakan sesi audiensi dengan ketua Komisi X DPR RI dengan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif secara offline. Kegiatan Temu Bisnis Perbankan Konvensional di Kabupaten Bekasi dilaksanakan oleh Direktorat Akses Pembiayaan Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Komisi X DPR RI, Bank BNI, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi,ā€ terang Anggra.

About Pasha

Check Also

Komisi X DPR RI Setujui Pagu Anggaran Definitif Kemenparekraf Tahun 2023 Rp3,3 triliun

Jakarta, Vakansi – Komisi X DPR RI menyetujui pagu anggaran definitif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi …

Leave a Reply