hitcounter
Monday , July 22 2024

Kembangkan Usaha Daring hingga Mendunia  

Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 21 Oktober 2021 di Palu, Sulawesi Tengah. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Kegiatan dengan tema “Jadi UMKM Juara dengan Pemasaran Digital” ini diikuti 478 peserta dari berbagai kalangan usia dan profesi.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Direktur ICSB Jatim/Ketua STIKOSA-AWS, Meithiana Indrasari; mahasiswi/kreator konten, Cika Meluwu; pelaku UMKM, Anang Susanto; dan pegiat hukum, Mohammad Abdi Sabri. Adapun sebagai moderator adalah Shinta Ardan. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Memasuki sesi pemaparan materi, Meithiana hadir sebagai pembuka yang membawakan materi kecakapan digital bertema “Transformasi Budaya Bisnis Digital”. Menurut Meithiana, Indonesia memiliki berbagai potensi mulai dari keunggulan letak geografis hingga banyaknya infrastruktur standar internasional yang mampu menunjang UMKM berkembang ke pasar global. Pola pikir pebisnis pemula yang menganggap perlunya kuantitas besar, perijinan, akses pembiayaan dan pasar yang rumit harus diubah ke arah pola pikir eksportir personal berbasis teknologi digital serta logistik sederhana. “Dengan begitu, kita akan mampu mengembangkan wirausahawan muda, petani, nelayan, UKM, hingga masyarakat eksportir berkelas global,” ujarnya.

Berikutnya, Cika menyampaikan materi etika digital berjudul “Etika Pelayanan dalam Berbisnis Digital”. Ia mengatakan, tren bisnis digital dewasa ini membutuhkan kesiapan kita dalam mengetahui target pasar dan strategi bisnis yang harus dijalankan, memahami produk yang harus diciptakan, serta kreatif membuat nama toko yang menarik dan mudah diingat. Strategi bisnis daring yang perlu diperhatikan, antara lain memaksimalkan media sosial untuk promosi, menjaga integritas, mengemas barang dengan baik, serta menentukan cara pembayaran yang, praktis.

Pemateri ketiga, Anang, membawakan tema budaya digital tentang “Peran Literasi Digital untuk Mengubah Pola Pikir Konsumtif Menjadi Lebih Produktif”. Menurut dia, pemicu perilaku konsumtif (gaya hidup modern, kemudahan era digital, dan gengsi) harus dikendalikan agar kita tak menghalalkan segala cara demi memenuhi keinginan bahkan sampai berhutang. “Kikis sikap konsumtif dengan cermat mengatur pengeluaran, menabung, beramal,” pesannya.

Adapun M. Abdi, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Pentingnya Perlindungan Hak Cipta di Era Digital”. Ia mengatakan, hak cipta penting dilindungi karena proses pembuatan karya butuh waktu, tenaga, dan biaya yang dikorbankan penciptanya. Selain itu, perlindungan orisinalitas, mencegah duplikasi dan menjaga hak pencipta karya juga menjadi alasan pentingnya perlindungan hak cipta. Perlindungan tersebut mencakup hak moral maupun ekonomi yang diatur UU No. 28/2014 tentang Hak Cipta. Pelanggarannya bisa diancam dengan pidana penjara hingga sepuluh tahun atau denda sampai empat miliar rupiah.

Selanjutnya, moderator membuka sesi tanya jawab yang disambut meriah oleh para peserta. Selain bisa bertanya langsung kepada para narasumber, peserta juga berkesempatan memperoleh uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Salah satu pertanyaan peserta adalah tentang bagaimana peluang dan cara mengembangkan bisnis daring. Narasumber menjelaskan, era pandemi yang membatasi aktivitas fisik membuka peluang bisnis daring lebih berkembang. Mengikuti beragam pelatihan lewat berbagai sarana seperti webinar bisa dilakukan untuk meningkatkan keterampilan bisnis daring.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

About Pasha

Check Also

Tiga Kehebatan Kamera 50MP Galaxy Z Flip6 Terbaru

Jakarta, Vakansi – Samsung secara resmi memperkenalkan lini terbaru smartphone flagship lipatnya kepada konsumen dengan …

Leave a Reply