hitcounter
Wednesday , October 20 2021
Online learning

Kebutuhan Mendesak Penguasaan Digital Skills di Era Transformasi Digital

Pergeseran ke arah digitalisasi telah terjadi di seluruh industri selama pandemi Covid-19. Hal tersebut dapat dilihat dari cara belajar yang telah bergeser menjadi virtual learning, begitu juga untuk kesehatan dengan digital healthcare, dan berbelanja yang sekarang melalui e-commerce, hingga digital ads untuk iklan.

“Bahkan di masa depan, pada survei perubahan perilaku konsumen Indonesia setelah pandemi Covid ternyata 93% konsumen mengaku akan tetap menggunakan layanan online. Ketika pandemi terjadi terdapat 37% kenaikan konsumen baru yang beradaptasi beralih ke sistem online,” kata Dee Rahma, seorang Digital Marketing Strategist saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Senin (4/10/2021).

Dia melanjutkan, namun ada tantangan atas perkembangan digitalisasi tersebut, antara lain ketersediaan supply talent digital yang masih perlu ditingkatkan untuk menekan kesenjangan keterampilan. Semua yang terjadi sekarang ini menurut dia seharusnya masih akan terjadi 10 tahun mendatang, namun pandemi membuat transformasi digital mengalami percepatan. Sehingga terjadi peningkatan kebutuhan talent dengan digital skills secara masif di industri era digitalisasi.

“Jadi inilah saat pandemi, reinvent your self! Jadi kita temukan diri kita yang baru dengan cara meningkatkan skills yang dibutuhkan di era digital ini. Sebab hal ini menjadi kebutuhan mendesak saat mengalami transformasi digital di segala lini kehidupan. Tidak ada lagi pilihan,” katanya lagi.

Jadi apa saja digital skills yang perlu dikuasai? Sebagai dasar setiap orang harus memiliki kemampuan literasi digital seperti kreatif, berpikir kritis, efektif, problem solving, paham etika, dan mengerti keamanan digital. Selanjutnya skills yang fungsional seperti mahir menggunakan perangkat digital seperti Zoom, Google Drive, dan aplikasi lainnya untuk kolaborasi digital. Di tahap selanjutnya ada digital skills seperti digital marketing, artificial intelegence, analis big data, hingga cyber security.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti E Sulyati, Kepala Sekolah SMK Informatika Sumedang, Shandy Susanto, Dosen Universitas Agung Podomoro dan Hellen Citra Dewi, Psikolog dan Senior Trainer di SEJIWA.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Melihat Peluang Berjualan di Marketplace

Geliat UMKM di Indonesia dengan datangnya pandemi Covid-19 untuk masuk ke marketplace meningkat. Sebanyak 15,3juta …

Leave a Reply