hitcounter
Thursday , August 5 2021

Keamanan Diri Sangat Penting di Era Digital

Keahlian digital sudah mumpuni, beretika dan berbudaya saat di ruang digital juga sudah dilakukan. Maka, menjaga keamanan diri kita juga jangan sampai terlewatkan. Terdapat istilah digital safety dan digital security, apa perbedaannya?

Sebenarnya digital security bagian kecil dari memang tujuan akhirnya untuk menjaga bagaimana kita dapat aman berinteraksi dengan perangkat yang kita gunakan

Yosep Hendrik, Dosen Informasi & Teknologi Sekolah Tinggi Tarakanita, mengatakan, digital safety jika digunakan dengan benar dapat membantu keselamatan namun jika salah dipergunakan justru mengancam. “Salah mempergunakan itu misalnya membuat password sembarangan itu adalah salah satu kesalahan yang banyak dilakukan oleh orang-orang. Maka, pentingnya digital security setting ini yang menjadi latar belakang kenapa kita harus punya sebuah sistem keamanan,” jelasnya saat di Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/7/2021).

Saat ini semua peralatan modern sudah dalam bentuk digital, semua kita pikirkan sekarang sudah dalam bentuk digital yang dikendalikan mesin dan manusia. Yosep mengingatkan, perangkat digital juga sudah luar biasa. Mereka dapat berbicara antar alat tidak ada manusia. Contohnya smart car milik Google yang jalan sendiri tanpa sopir dengan mesin dan berbicara tidak ada interaksi manusia di sana.

Perangkat digital kita terhubung ke dalam sebuah jaringan dengan berbagai macam orang, karakter budaya, agama, ras keinginan dan sebagainya. Maka, diperlukan juga sebuah sistem keamanan. Seperti halnya di dunia nyata, kita memiliki mobil, motor harus ada kuncinya. Demikian juga di dunia digital, ada istilah otentikasi dan otorisasi itu dua hal yang berbeda.

“Otentikasi sebuah proses untuk mengenal bawah ini pengguna yang sebetulnya bahwa inilah penggunanya. Maka itu yang disebut sebagai organisasi sedangkan otorisasi lebih kepada hak untuk melakukan sebuah proses itu,” jelasnya.

Username password, PIN dan sebagainya Itu adalah salah satu bentuk otentikasi. Tidak sampai otorisasi, otorisasi ditemukan saat belajar menjadi programmer. Di sana ada otorisasi bekerja dalam sebuah sistem informasi.

Soal sandi keamanan, ada yang disebut statis atau tidak berubah kalau kita tidak ubah seperti user ID, password, PIN. Sedangkan yang dinamis atau yang kerap berubah ialah OTP, 2FA dan captcha kode akan dikirimkan saat bertransaksi, mengirimkan data dan sebagainya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/7/2021) juga menghadirkan pembicara Dicky Renaldi (Kreator Nongkrong Siberkreasi), Muhammad Ayip Faturohman (RTIK Kita Cirebon), Ari Budi Wibowo (Siberkreasi) dan Novi Andrianto Salim sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Paham Batasan di Dunia Tanpa Batas

Setiap orang memiliki kebebasan untuk mengekspresikan dirinya masing-masing, mengutarakan ide-ide dan pendapat secara bebas melalui …

Leave a Reply