hitcounter
Monday , September 20 2021

Jadi Bos Untuk Diri Sendiri, Ini Dia Caranya!

Di dunia yang serba digital ini begitu banyak kesempatan usaha yang bisa diambil asal kita mau berusaha sedikit lebih keras lagi. Menjadi entrepreneur alias pengusaha banyak dianggap lebih cocok untuk mereka yang berduit atau punya pangkat saja. Kenyataannya semua orang bisa menjadi bos dari usaha yang dibuatnya sendiri.

Berbicara dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (01/8/2021) pagi, Allana Abdullah CEO Bahaso & Commisonaire of Royalindo Group, berbagi tips untuk memulai menjadi pengusaha. Sebenarnya sangatlah mudah, yang diperlukan hanyalah berpikir kreatif dan inovatif.

“Sebagai contoh, sebuah jalan diperlakukan 3 in 1 dimana kendaraan yang lewat harus berisikan 3 orang atau lebih. Maka besokaan ditemukan solusi yaitu banyak joki bertebaran di jalan. Nah nggak lama ketemu inovasinya yaitu ibu-ibu bawa anak jadi joki. Sehingga yang nyetir sendirian teratasi masalahnya. Ini contoh negatif tapi gampang dicerna,” Allana menerangkan.

Ada beberapa langkah yang dilakukan untuk menjadi seorang pengusaha:

  1. Cari kekuatan.

Saat bersekolah dulu kita diajarkan untuk menjadi yang terbaik dalam segala hal. Sedangkan saat kita terjun ke dunia kerja, dan menguasai satu bidang saja itu tidak masalah. Yang perlu kita cari adalah apa yang terbaik di dalam diri kita. Michael Jordan main bulu tangkis tidak akan bagus tapi mereka mencari apa yang terbaik dari diri mereka sehingga menjadi sukses.

  1. Temukan mimpi terselubung dan passion.

Selanjutnya kita cari hidden dream dan passion kita. Hal apa yang kira-kira bisa membuat kita mau melakukan banyak hal? Uang bukan patokan karena banyak orang hebat memulai segala sesuatu bukan dari uang. Contohnya pesepakbola Pele juga rapper Eminem.

  1. Mencari masalah

Untuk memulai usaha, kita harus mencari masalah dan menjual solusinya. Solusi yang sudah bisa jadi peluang, tapi perlu dikembangkan dan harus lebih memberi solusi. Contohnya mudahnya ojek. Dulu ojek harus bolak-balik ke pangkalan dan antri dapat pelanggan. Dengan sistem itu sehari mereka mungkin hanya bisa dapat 2-3 trip saja. Gojek dengan invosinya membuat solusi. Tukang ojek bisa kemana-mana, kita dapat harga yang lebih murah. Solusi berhasil terjual.

  1. Melakukan tes solusi.

Setelah punya ide atau solusi, lakukan tes terlebih dahulu. Coba tawarkan pada orang, caranya tidak dengan menjual mimpi tapi kepastian. Contohnya langsung ke inti, “saya punya bisnis ini dengan solusi seperti ini kira-kira maukah kamu mencobanya”.

  1. Bangun tim impian

Setelah punya ide dan solusi kita bangun tim impian alias dream team. Carilah orang-orang yang mampu saling menutupi kekurangan dan memperkuat satu dan lainnya. Ada 3 orang penting yang harus ada dalam perusahaan kita

“Orang kreatif, yang berani berpikir out of the box, biasanya ini seorang CEO. Lalu The Nerd adalah orang detail yang selalu memikirkan segala hal. Orang inilah yang akan mengendalikan pemikiran CEO agar bersinergi dengan fakta dan kondisi misalkan keuangan. Dan yang paling penting adalah The Wolf orang yang bisa menjual apapun dengan cara apapun,” jelas Allana.

  1. Uang

Ada tiga macam mendapatkan uang untuk modal. Pertama adalah bootstrapping yaitu segala modal berasal dari tim atau uang pribadi. Kedua investor, orang di luar tim yang akan memberikan modal untuk dapat saham di perusahaan. Ketiga loans atau hutang ini bisa dari bank atau individual.

  1. Ciptakan MVP (Minimal Viable Product) dan Temukan USP (Unique Selling Point.

Lakukan uji coba produk dalam skala kecil dan lakukan agar terus membesar. Apa yang kamu miliki dan orang tidak punya akan menjadi unique selling point yang bagus. Kita harus menjadi berbeda, apa kelebihannya?

  1. Mempertahankan Bisnis

Dalam mempertahankan bisnis ada beberapa hal yang harus dilakukan, yaitu jangan lupakan dengan bottom line, seorang pengusaha membangun perusahaan tentunya untuk memperoleh keuntungan, terus berjualan tanpa henti, kelola tim, dan orientasi data.

  1. Berputar

Tidak boleh terlalu idealistic, harus mengikuti jalannya market. Contoh Traveloka yang dulu penuh melayani jasa travel tapi kini dia mengikuti perputaran zaman. Kini mereka fokus membesarkan Traveloka Eat.

 

  1. Menskalakan Bisnis.

Semua serba cepat jadi kita harus selalu update. Berinovasi atau mati. Ini terjadi pada Nokia. Dulu pemain ponsel terbesar adalah Nokia. Pada saat pemain lain berinovasi ia berbangga diri dan puas dengan yang ada. Akhirnya tergeser perkembangan teknologi, saat yang lain berinovasi, brand dia mati.

  1. Delegasi dan sistematik.

Ketika bisnis sudah semakin berkembang, pakailah invasi lain. Mulai delegasikan hal-hal penting pada tim. Rekrut mereka yang berdedikasi tinggi. Buat produk dengan mendengarkan pendapat tim. Lakukan dengan sistematik agar bisnis mudah dikontrol.

  1. Menghasilkan uang saat tidur

Setelah punya uang dari bisnis, para pengusaha melakukan investasi. Ada dua tipe investasi itu risiko tinggi seperti crypto currency ataupun saham dan investasi risiko rendah. Risiko rendah itu seperti tanah, bangunan, emas, koperasi dan deposito.

“From zero to hero, banyak orang hebat telah membuktikan kehidupan mereka sukses dimulai dari nol. Tidak ada yang namanya telat. Bahkan Captain Sander penemu KFC memulai usahanya ketika berusia kepala lima. Nggak usah kebanyakan mikir. peluang bisnis itu kayak naik bis, daat datang mulai aja dulu,” tutupnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (01/9/2021) pagi, juga menghadirkan pembicara Oman Komaruddin (RTIK Karawang), Dewi S Sari (Ketua Executive Sekretariat MAFINDO), Andi Nurul Astrid (Account Manager, Owner Lau Nagih Kopi), dan Tresya Wulandari (News Anchor & Dosen) sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Beda Generasi, Cara Mendidik Anak di Era Digital

Generasi Z dan Anak-anak yang lahir dan tumbuh di era ketika penggunaan internet dan teknologi …

Leave a Reply