hitcounter
Sunday , April 11 2021

Ivendo dan Unilever Gelar Pelatihan CHSE bagi Pelaku Industri Event

Penerapan protokol CHSE merupakan kewajiban penuh bagi pelaku usaha dalam rangka pemulihan industri pariwisata pada masa transisi pasca wabah pandemi covid-19. Dalam perspektif ruang bisnis, hal ini menjadi tanggung jawab bersama para pelaku usaha untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan dalam memberikan layanan paripurna.

Hadirnya PIC CHSE dalam organisasi bisnis kini dirasakan penting dan strategis apalagi dalam mengawal sebuah penyelenggaraan sebuah kegiatan (event).

Untuk itu, DPP IVENDO bersama PT. UNILEVER INDONESIA, TBK melalui Indonesia Hygiene Forum (IHF) menginisiasi kegiatan webinar & pelatihan gratis untuk para pekerja Event & MICE secara daring seperti “Kesiapan Sektor Usaha Penyelenggaraan Event dan MICE dalam Menghadapi Tatanan Aturan Baru di Masa Pandemi” dan Pelatihan Tingkat Dasar Officer CHSE bidang Event & MICE.

Irvan Mahidin, Wakil Ketua Umum IVENDO, mengatakan, saat ini telah ada 450 peserta yang mendaftar untuk mengikuti kegiatan ini selama dua hari. “Kegiatan ini juga akan memberikan update terkini penanganan wabah COVID-19 dan program penerapan CHSE oleh pemerintah,” ujar Irvan, saat membuka kegiatan webinar & pelatihan gratis untuk para pekerja Event & MICE secara daring, beberapa waktu lalu.

Harry Dwi Nugraha, Sekjen IVENDO, menambahkan, CHSE adalah new currencies. Itu sebuah keniscayaan. Dimana saat ini ada tujuh tantangan terkini industri event Indonesia, yakni potensi naiknya harga jual, marjin makin tipis, travel restriction, risiko penundaan dan pembatalan acara, risiko transmisi baru, mesin usaha “dingin”, serta likuiditas.

“Naiknya harga jual disebabkan oleh bertambahnya perlengkapan yang wajib ada, seperti termometer infra merah, masker, sarung tangan, hand sanitizer, sabun cuci tangan, disinfektan, dan sebagainya untuk menunjang protokol kesehatan di suatu acara,” paparnya.

Kuspremati Berlinestri, Product Development Manager Unilever Professional – PT. Unilever Indonesia, Tbk memberikan paparan mengenai peran industri yaitu Unilever untuk membantu Konsumen dan pelaku usaha untuk mempersiapkan diri dan tetap terlindungi di tengah perubahan yang ada.

“Untuk meciptakan keamanan untuk penyelenggaran event dan MICE, harus dimulai dari pemberdayaan pelaku usaha. Sebagai pelaku industri, kami tidak hanya memiliki peran untuk memberikan edukasi namun juga memastikan ketersediaan produk guna memenuhi kebutuhan Konsumen dan pelaku usaha. Dengan adanya produk yang aman, terjangkau, dan berkualitas tentu akan membantu pelaku usaha untuk beradaptasi dalam melaksanakan usahanya dimasa pandemi ini. Kami berharap semakin banyak kolaborasi berbagai pihak – mulai dari pemangku kebijakan, institusi terkait, pelaku industri serta setiap anggota masyarakat untuk bersama-sama membantu pemerintah menekan angka penyebaran COVID- 19 di Indonesia,” kata Kuspremati.

About Pasha

Check Also

Sandiaga Formulasikan Peta Perjalanan Kawasan Joglosemar

Formula peta perjalanan atau _travel pattern_ bagi wisatawan guna meningkatkan kualitas pariwisata baik bagi wisatawan …

Leave a Reply