hitcounter
Thursday , January 27 2022

ITSEC Asia Tekankan Pentingnya Ekosistem Keamanan Siber untuk Mendukung Pemanfaatan Potensi Digital Ekonomi di Indonesia

Perkembangan masif teknologi membuat aktivitas digital yang memiliki potensi ekonomi melesat tinggi di Indonesia. Pada awal tahun 2021, jumlah pengguna internet di tanah air mencapai 202,6 juta jiwa, meningkat 15,5 persen dibandingkan pada Januari 2020, sedangkan jumlah pengguna Internet di Indonesia bertambah sebesar 27 juta pengguna per Januari 2021 dibanding Januari 2020, atau meningkat sebesar 15,5% pada periode tersebut. Secara total mencapai 202,6 juta pengguna atau 73,7% dari populasi Indonesia 274,9 juta.

Menurut data yang dikemukakan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, transaksi uang elektronik hingga kuartal ke-3 tahun 2021 meningkat sebanyak 45,05 persen year-on-year (yoy) atau Rp 209,81 triliun. Diproyeksikan pula bahwa jumlah tersebut akan meningkat menjadi Rp248 triliun untuk keseluruhan tahun 2021.

Dibalik peningkatan tersebut, aktivitas serangan siber di Indonesia juga terus meningkat pesat. Berdasarkan data dari Lembaga Riset Keamanan Siber Communication & Information System Security Research Center (CISSReC), Jumlah percobaan serangan siber ke Indonesia pada periode Januari-November 2021 mencapai 1,3 miliar (Lembaga Riset Keamanan Siber Communication & Information System Security Research Center – CISSReC -). Hal ini menunjukkan bahwa kemanan siber menjadi hal penting untuk mendukung pertumbuhan tersebut.

“Kemanan siber perlu dijaga dan diperhatikan agar tidak menghambat aktivitas digital melainkan dapat mendukung potensi manfaat Digital Ekonomi yang besar di Indonesia,” ujar Andri Hutama Putra, Presiden Direktur PT ITSEC Asia, saat ditemui di Penang Bistro, Selasa (28/12/2021).

Lanjut Andri, insiden dan dugaan kebocoran data pribadi yang beberapa kali muncul agar perlu menjadi perhatian bersama demi menjaga keamanan data pribadi di ranah digital.

“Perlindungan data pribadi penting untuk mencegah kejahatan siber yang menyasar pemilik data, seperti aksi kriminal membuka akun bank, mendaftarkan pinjaman ilegal, penipuan melalui berbagai media seperti email, SMS, whatsapp dan telepon, penjualan data untuk kepentingan marketing yang menyebabkan ketidaknyamanan, dan berbagai penyalahgunaan data informasi untuk berbagai kepentingan yang beragam,” paparnya.

Keamanan siber menjadi salah satu faktor penting yang menjadi tulang punggung potensi manfaat Digital Ekonomi yang besar di Indonesia. Oleh karena itu dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak untuk mendukung terwujudnya keamanan siber, mulai dari pemerintah, pelaku bisnis dan masyarakat. Dari sisi pemerintah bisa melalui regulasi dan ketegasan penindakan pelanggaran keamanan dari sisi compliance dan juga pelaku serangan siber, mengatur RUU Perlindungan Data Pribadi serta mengedukasi masyarakat dalam menjaga data pribadi.

Dari sisi pelaku bisnis dimulai dari penerapan Security Compliance, peningkatan pemahaman karyawan terhadap kemanan data, serta peningkatan kemanan siber dari sisi People, Technology, System. Sedangkan dari sisi Masyarakat harus mulai menyadari bahwa literasi digital tidak hanya pada pemanfaatan digital, namun harus meliputi juga aspek menjaga keamanan informasi di ranah digital. Masyarakat juga harus menyadari akan pentingnya menjaga data pribadi dalam berinternet.

“Semua ini berkesinambungan dan esensial, karena kunci dalam keamanan informasi merupakan tanggung jawab dan kerja bersama semua pihak termasuk perusahaan atau organisasi, pemerintah dan juga masyarakat secara pribadi,” tutur Andri Hutama Putra.

ITSEC Asia, sebagai perusahaan cyber security berupaya menciptakan ekosistem kemanan siber yang mumpuni di Indonesia. Selain aktivitas perusahaan dalam menyediakan solusi layanan keamanan siber, ITSEC Asia juga melakukan berbagai aktivitas edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kemanan siber. Tak hanya itu, ITSEC Asia telah berkolaborasi dengan berbagai stakeholder sektor swasta, pemerintah, dan juga lembaga pendidikan dalam hal edukasi kemanan siber di Indonesia dengan menggelar berbagai kegiatan seperti edukasi melalui media, event dengan skala conference atau webinar dengan komunitas IT Security dan mahasiswa IT, dan kerja sama strategis lainnya.

About Pasha

Check Also

MediaTek Tunjukkan Teknologi Wi-Fi 7 di Dunia kepada Pelanggan dan Pemimpin Industri

MediaTek mengumumkan demo langsung pertama teknologi Wi-Fi 7 di dunia, menyoroti kemampuan portofolio konektivitas Wi-Fi …

Leave a Reply