hitcounter
Tuesday , August 3 2021

Internet Kekuatan Baru Dimasyarakat

Internet memberikan masyarakat sipil kekuatan baru. Ada perubahan kekuatan yang sebelumnya dikuasai pemerintah tapi sekarang warganet dan konsumen memiliki kekuatan baru dengan internet.

Masyarakat dapat meningkatkan kekuatan mereka melalui internet. Maka bagi yang sudah masuk dalam dunia digital ini seharusnya dapat lebih memanfaatkan media di ruang digital ini.

Lintang Ratri Rahmiaji, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (6/7/2021). Dia mengatakan, internet sudah menjadi pilar kekuatan baru, pilar kelima dalam demokrasi. Sebagai individu, kita dapat menjadi sumber daya. Misalnya untuk informasi bukan hanya sebagai penerima informasi saja tapi kita dapat memulai untuk memberikan informasi yang mencerdaskan orang lain.

Ada area strategis yang bisa kita gunakan untuk memberdayakan diri di ruang digital. Seperti saat sedang mencari tahu sesuatu atau informasi dengan benar secara mendetail.

“Internet dapat memberikan informasi yang jauh lebih kaya dari apa yang kita pikir selama ini. Dan kita juga bisa menciptakan informasi bukan hanya menerima saja,” ujarnya.

Di internet, masyarakat dapat mudah menemukan bocoran Informasi yang bisa menjadi sebuah kekuatan. Hal lain yang membuat masyarakat berdaya ialah bagaimana kita bisa berjejaring di internet. Setiap individu dapat berteman dengan siapa aja berkumpul dengan mereka yang satu visi dan misi. Collective action dan Collective Inteligence, masyarakat Indonesia memang memiliki kebiasaan untuk selalu berkumpul.

“Jika kita hanya sendirian memiliki aspirasi atau pendapat untuk diperjuangkan akan lebih sulit tapi kalo ramai-ramai dan skalanya sangat besar karena di internet pasti akan berdampak. Kita bisa membuat social movement dengan isu-isu terkini saling membantu sesama,” tutur pengurus Penggiat Literasi Digital Indonesia (Japelidi).

Melalui masyarakat yang dapat memaksimalkan penggunaan internet dapat menjadi penyebar informasi. Misalnya yang terjadi di Nanjing, China tahun 2010 saat ada ledakan gas. Pemerintah China sangat tertutup untuk membuat pemberitaan, sehingga banyak yang penasaran dengan kejadiannya. Namun dengan adanya blogger hanya membutuhkan koneksi internet kemudian dia langsung menyaksikan apa yang terjadi dan menuliskan juga membagikan foto-foto.

Internet juga dapat menyajikan berita-berita yang terus dapat dikonsumsi tanpa ruang dan waktu. Kita dapat melihat kembali kejadian yang sudah lampau atau sejarah masa lalu, awal mulanya semua dapat kita cari tahu.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (6/7/2021) ini juga menghadirkan pembicara Didin Miftahudin (Founder Gmath Pro Indonesia), Heni Mulyati (Mafindo), Rene Hafied (Podscaster) dan Dian Putri Nitami sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Yuk Sebarkan Hal Positif yang Selaras dengan Nilai Pancasila di Ruang Digital

Kegiatan masyarakat sekarang ini mulai beralih menggunakan media digital. Dikarenakan, transformasi digital kini sudah mencapai …

Leave a Reply