hitcounter
Tuesday , April 16 2024
Festival Lembah Baliem

Inovasi di Festival Lembah Baliem 2016

Pelestarian budaya mempunyai peran penting dalam percepatan pembangunan karakter dan potensi pariwisata daerah. Melihat hal itu, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Pariwisata kembali menggelar event yang tertua di tanah Papua, yaitu Festival Lembah Baliem.

Event yang masuk tahun ke-27 ini menyajikan eksotisnya seni budaya tanah Papua. Festival Lembah Baliem 2016 akan diselenggarakan pada 8-10 Agustus 2016 di distrik Walesi. Event yang mengangkat tema “Warisan Budaya sebagai Jejak Peradaban” ini dimulai dari tanggal 7 Agustus, di mana Pemkab Jayawijaya akan mengadakan gala dinner bersama para duta besar dari delapan negara yang hadir untuk menyaksikan Festival Budaya Lembah Baliem, dan pada tanggal 11 Agustus akan ada karnaval budaya.

Penyelenggaraan Festival Lembah Baliem pada tahun ini akan melibatkan 40 distrik dan 328 desa di Kabupaten Jayawijaya yang akan menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya khas masyarakat Suku Dani, antara lain Karapan Babi, lomba permainan alat musik Pikon, lempar Sege, hingga atraksi perang-perangan teatrikal yang menceritakan sejarah perjalanan Suku Dani di masa lalu.

“Pada pelaksanaan tahun ini, kami memberikan sesuatu yang berbeda dengan ditiadakannya tiket masuk, dan kami menggunakan event organizer. Tidak hanya itu, inovasi selain tidak ada tiket masuk, kami juga akan menggunakan teknologi gelang barcode sehingga memudahkan pencatatan jumlah wisatawan yang hadir, terutama untuk membedakan jumlah wisman dan wisnus,” kata John Wempi Wetipo, Bupati Jayawijaya.

John menambahkan, semua dilakukan untuk menghitung jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Sebab, kalau menggunakan tiket biasa, yang bisa dihitung hanya wisatawan mancanegara. Untuk target kunjungan wisatawan, John Wempi hanya berharap jumlah kunjungan wisatawan yang datang melebihi jumlah kunjungan pada tahun lalu.

“Pada pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem 2015, wisatawan yang datang sekitar 1.000 orang,” ujar John.

John mengharapkan wisatawan yang datang sebanyak-banyaknya karena akan memberikan dampak ekonomi yang bagus kepada masyarakat. “Acara ini kami adakan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Pariwisata merupakan salah satu cara untuk mengangkat perekonomian masyarakat,” tutur John.

Festival Pesona Sangihe untuk Promosikan Wisata Bahari

About admin

Check Also

Dubes Irlandia Hadirkan Mata Irlandia Ketiga di Jakarta, Sebuah Pameran Seni Baru

Jakarta, Vakansi – Kedutaan Besar Irlandia untuk Indonesia dengan bangga memperkenalkan “Ireland’s Eye 2024,” episode …

Leave a Reply