hitcounter
Wednesday , October 20 2021

Indonesia Gastronomi Salah Satu Bentuk Pelestarian Budaya 

Transformasi digital di Indonesia saat ini mengalami kemajuan dan disebut sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Memiliki 202,6 juta pengguna internet aktif dengan pengguna smartphone sebanyak 195,2 juta, laju transaksi ekonomi digital bahkan mencapai Rp266,3 trilyun.

Aditya Nova Ketua Jurusan Hotel & Pariwisata IULI mengungkapkan, perubahan budaya akibat transformasi digital telah dialami masyarakat dengan kemudahan dari segi kesehatan, infrastruktur, ekonomi, mobilitas, dan pendidikan. Namun menurutnya, transformasi digital membuka jalan perubahan di masyarakat yang berdampak pada kebiasaan yang dapat mengikis identitas bangsa.

Hal tersebut dapat dilihat dari fenomena globalisasi, faktor kebudayaan dari luar yang masuk dengan cepat serta diadopsi. Terbukti dari riset di tahun 2020-2021 yang mencari tentang K-pop ternyata paling banyak orang Indonesia menurut Twitter.

Meski begitu sebenarnya Indonesia memiliki keragaman budaya yang bisa diekspose lebih jauh menggunakan sumber daya digital. Apalagi keragaman budaya yang dimiliki Indonesia tidak dimiliki oleh bangsa lain. Penanaman nilai akan indahnya suatu keberagaman tetap harus ditanamkan. Selain itu penyebaran wawasan kebudayaan Indonesia melalui media digital harus terus diperbanyak.

“Kita punya lebih dari 5.000 macam resep makanan lho teman-teman. Sehingga walaupun tergerus karena adanya faktor globalisasi masuknya fast food, kuliner Indonesia tetap lebih kaya,” kata dia saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, pada Jum’at (7/10/2021).

Bahkan Indonesia gastronomi bisa dijadikan bentuk pelestarian budaya. Ada filosofi cerita yang dapat dicari tahu dari kuliner berbagai daerah dan bisa disebarluaskan ke masyarakat luas. Salah satunya lewat gastronomi yang akan menjadi cara menarik bagi bangsa luar mengenal kekayaan cerita kuliner Indonesia. Apalagi pengetahuan tersebut harus diteruskan ke generasi selanjutnya agar mereka tahu kekayaan rempah, kekayaan resep makanan, dan kekayaan budaya lainnya.

“Berupa filosofi sejarahnya, letak geografisnya, suku masyarakat asli lokalnya, rempah apa yang dapat mereka gunakan, banyak sekali kebudayaan Indonesia yang jika dicari tahu tidak akan pernah habis,” katanya lagi,

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Henry V. Herlambang, CMO Kadobox, Syarief Hidayatulloh, Digital Strategist Hello Monday Morning, dan Benny Daniawan, Dosen Sistem Informasi Universitas Buddhi Dharma.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Melihat Peluang Berjualan di Marketplace

Geliat UMKM di Indonesia dengan datangnya pandemi Covid-19 untuk masuk ke marketplace meningkat. Sebanyak 15,3juta …

Leave a Reply