hitcounter
Monday , September 20 2021

Hati-Hati Penipuan Digital

Penipuan digital saat ini semakin marak karena semakin meningkatnya pengguna internet. Adapun menurut sumber Kepolisian RI (Polri) jumlah penipuan daring dari tahun 2016 hingga 2020 angkanya rata-rata mencapai 1800 pelaporan.

“Kita perlu mengetahui penggunaan platform-platform digital supaya aman. Apalagi penggunaan media sosial dan transaksi daring meningkat pesat,” kata Irfan Setiawan, Kepala Program Keahlian RPL SMK Al Hafidz Leuwliang, saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, Kamis (12/8/2021).

Dalam hal ini setiap individu perlu keahlian dalam menganalisis, memverifikasi dan mengevaluasi hal-hal yang berkaitan dengan penipuan digital. Seperti informasi hoaks terkait pemberian pulsa gratis yang sempat terjadi, padahal sebetulnya trik tersebut dilakukan untuk membuat pengguna memasukan data-data yang kemudian data bisa diperjualbelikan.

Solusi dari permasalahan keamanan digital tersebut di antaranya dengan mencari nama situs di web mesin pencari dan melihat hasilnya. Dari pengecekan tadi, perhatikan alamat situsnya apakah menggunakan web berbayar atau gratis. Selain itu bila situs memakai https dapat dikatakan aman untuk dikunjungi.

“Anda juga bisa mengecek dengan laporan transparansi Google di https://transparancyreport.google.com/safe-browsing/search dan cari tahu usia domain di https:// whois.domaintools.com/,” tuturnya lagi.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Puguh Rismadi, Kepala Program RPL SMK Taruna Bakti Depok, Luthfia Rifaah, Waka Kurikulum SMK Al Hafidz Leuwiliang, dan Shandy Susanto, Dosen di Podomoro University.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Beda Generasi, Cara Mendidik Anak di Era Digital

Generasi Z dan Anak-anak yang lahir dan tumbuh di era ketika penggunaan internet dan teknologi …

Leave a Reply