hitcounter
Monday , May 17 2021

Hari Internasional Yoga ke-V di Prambanan Tingkatkan Kunjungan Wisman

Penyelenggaraan 5th International Day of Yoga di Candi Prambanan diharapkan akan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) India ke Indonesia. Hal itu diungkapkan Nia Niscaya, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II, saat jumpa pers di Kedutaan Besar India di HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, (17/06/2019).

“Data kunjungan wisman India pada April 2019 lalu sebanyak 48.700 wisman atau tumbuh 1,4 persen dibandingkan April 2018. Sementara pada 2018 yang lalu jumlah kunjungan wisman India ke Indonesia mencapai 595.050 wisman atau tumbuh 9,77 persen dibandingkan 2017,” paparnya.

Untuk mendukung kegiatan Hari Yoga Internasional V di Prambanan, Kementerian Pariwisata menyelenggarakan kegiatan famtrip dengan mengundang dua wartawan dari Asian News Internasional dan perwakilan Vito New Delhi. Mereka mengunjungi obyek-obyek wisata yang ada di Yogyakarta dan sekitar pada 18-19 Juni 2019.

Kegiatan famtrip tersebut dalam mempromosikan daya tarik pariwisata Yogyakarta dan sekitarnya yang dikenal di kalangan wisatawan India sebagai salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi.

Event yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kedutaan India untuk Indonesia, dan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (persero) ini akan menghadirkan serangkaian acara seru dalam penyelenggaraannya.

Di hari pertama (22 Juni), ada pameran foto perjalanan diplomatik 70 tahun antara Indonesia-India, ada juga pertunjukkan seni khas Bollywood, dan acara lainnya. Di hari kedua (23 Juni) yang juga jadi puncak acara, ada acara yoga masal dengan bimbingan instruktur yoga profesional.

Asisten Manager Promosi dan Sales TWC Frieska J Puteri mengatakan total ada 1.000 peserta yang diharapkan mengikuti Festival Yoga Internasional ini. “Sekarang sudah 50% peserta yang mendaftar, dan kemungkinan masih banyak lagi peserta yang ingin ikut event tahunan ini,” ujarnya.

Rencananya acara ini akan dimulai pukul 06.00-10.00 WIB, peserta bisa melakukan pendaftaran acara ini melalui informasi telepon yang tertera di laman web TWC. Biaya pendaftaran dalam event ini sebesar Rp75 ribu. Peserta yang telah melakukan registrasi dan pembayaran akan mendapatkan kaos, matras yoga, dan snack. Bagi peserta yang tidak membawa bekal makanan tambahan, festival ini juga menyediakan area food and beverage.

Frieska menambahkan event ini bukan hanya event tahunan, tapi ini merupakan dukungan TWC pada Kemenpar untuk meningkatkan potensi wisata di kawasan Yogyakarta. “TWC juga mendukung gaya hidup sehat dan mendorong masyarakat Indonesia agar hidup selaras dengan alam semesta, karena ini akan berdampak positif terhadap tubuh kita sendiri,” kata Frieska.

Perdana Menteri India Narendra Modi merupakan pelopor di balik gerakan Hari Yoga Internasional yang juga sebagai seorang praktisi aktif yoga menginiasi agar yoga diakui sebagai warisan dunia. Pada 11 Desember 2014, India berhasil menetapkan 21 Juni sebagai Hari Yoga Internasional dengan mengajukan resolusi kepada Majelis Umum PBB. Untuk mengesahkan resolusi tersebut, Indonesia memberikan dukungan dengan memberikan suara sebagai bagian dari 177 negara anggota.

“Pesan yoga adalah salah satu dari kedamaian batin dan keselarasan dengan dunia luar melalui kesejahteraan fisik, mental, dan spiritual. Penyelenggaraan Hari Yoga Internasional berupaya memperkuat pesan ini untuk setiap individu dan memotivasi mereka untuk bergabung bersama dalam mengejar aspirasi-aspirasi ini,” kata Narendra Modi saat itu.

About Pasha

Check Also

Shimajiro Play and Learn, Aktivitas Seru Asah Keterampilan dan Kreativitas Anak Selama #DiRumahAja

Di masa pandemi global ini, tentunya masih memberikan tantangan bagi para orang tua untuk memenuhi …

Leave a Reply