hitcounter
Wednesday , October 20 2021

Hargai Karya Orang Lain di Media Digital

Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 12 Oktober 2021 di Pinrang, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Posting Konten? Hargai Karya Orang Lain”.

Program kali ini menghadirkan 390 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari dosen Komunikasi Universitas Dr.Soetomo, Zulaikha; pemengaruh (influencer) @atikabidin, Atika Abidin; peneliti dan presidium JADI, Mardiana Rusli, dan dosen Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Muhammad Fachri. Adapun sebagai moderator adalah Humaerah. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Tampil berikutnya adalah Zulaikha sebagai pemateri pertama yang membawakan tema “Beragam Aplikasi Percakapan: Manfaat atau Mudharat?”. Zulaikha mengatakan, setiap aplikasi memiliki karakteristik sendiri, punya kelebihan fitur dan pasti punya kelemahan dibanding aplikasi lainnya. Boleh tidaknya menangkap tayang lalu membagikan sebuah konten di media digital diatur dalam UU ITE Pasal 26 Ayat (1).

Berikutnya, Atika Abidin menyampaikan materi berjudul “Etika Menghargai Karya atau Konten Orang Lain di Media Sosial”. Ada etika dalam menggunakan karya orang lain di media digital. Bisa dengan mencantumkan sumber, meminta izin, atau mengucapkan apresiasi langsung pada penciptanya. “Berusaha untuk tidak menjiplak karya orang lain dengan membuatnya jadi karya sendiri. Hal ini akan memaksa anda untuk kreatif menciptakan hasil karya sendiri,” ucapnya.

Sebagai pemateri ketiga, Mardiana Rusli membawakan tema “Digital Culture: Memahami Batasan dalam Kebebasan Berekspresi di Dunia Digital”. Ada beberapa strategi mengelola media sosial, di antaranya, tidak mengunggah data pribadi, kualitas dan konten kreatif, serta menghargai hak cipta orang lain. “Ada aturan hukum yang bisa menjerat pengguna media digital, yakni UU ITE,” kata Mardiana.

Adapun sebagai pemateri terakhir, Muhammad Fachri Said menyampaikan tema “Digital Safety: Pentingnya Perlindungan Hak Paten di Ranah Digital”. Menjaga etika dan keamanan internet adalah kunci berinternet sehat. Karya-karya di media digital juga perlu dilindungi. Aturan hukumnya yakni UU Hak Cipta dan UU Hak Paten. “Cara mendapatkan perlindungan hukumnya yakni mendaftarkan di lembaga resmi, dan pelajari kebijakan aplikasi,” tutur Fachri.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah seorang peserta webinar, Ahmad Anshori, bertanya kepada Mardiana Rusli. “Aspek seperti apa yang harus diketahui sebelum berekspresi di dunia digital saat ini agar kita bisa aman di dunia tersebut?”

“Aspek pertama yang paling penting kita membentengi dan memproteksi diri dengan tidak mengunggah konten bersifat privasi. Kedua, perhatikan konten itu dalam konteks berbahasa. Biasanya kita tidak melihat realitas dalam berbahasa, misal sering kita gunakan huruf kapital dalam berkata-kata. Tetapi, dalam psikologi bahasa, penggunaan kapital itu artinya marah atau menghardik. Ketiga, cari referensi pembanding ketika menemukan konten yang diduga berita hoaks. Media daring sekarang menjamur, cari yang kredibilitasnya terjaga secara independen. Jangan lebih lincah jari kita daripada otak kita,” jawab Mardiana Rusli.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

About Pasha

Check Also

Melihat Peluang Berjualan di Marketplace

Geliat UMKM di Indonesia dengan datangnya pandemi Covid-19 untuk masuk ke marketplace meningkat. Sebanyak 15,3juta …

Leave a Reply